ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perangi Iklan Kerja Palsu ke Kamboja, Korsel Aktifkan Sensor Darurat

Jumat, 17 Oktober 2025 | 10:12 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung. (AP/AP)

Seoul, Beritasatu.com –  Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan penggunaan “sistem sensor darurat” milik Komisi Standar Komunikasi Korea (KCSC) untuk memerangi iklan lowongan kerja palsu yang menjerat warga Korea ke jaringan kejahatan di Kamboja.

Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan Wi Sung-lac menyampaikan pada Kamis (16/10/2025) bahwa perintah ini dikeluarkan setelah pemerintah menilai kasus warga Korea yang disekap di Kamboja sebagai krisis serius nasional.

“Kami memandang situasi ini sangat serius. Presiden telah memerintahkan langkah cepat untuk menindak tegas iklan rekrutmen palsu yang menjerumuskan warga ke dalam eksploitasi di luar negeri,” kata Wi.

ADVERTISEMENT

Pada hari yang sama, Kementerian Pendidikan Korea mengirimkan surat mendesak kepada seluruh universitas agar memperketat pengawasan terhadap mahasiswa dan staf yang bepergian ke luar negeri, terutama ke Kamboja. Peringatan ini dikeluarkan setelah kasus penculikan dan pembunuhan mahasiswa Park Min-ho oleh kelompok kriminal di negara tersebut dua bulan lalu.

Presiden Lee disebut telah beberapa kali menginstruksikan langkah perlindungan terhadap warganya di Kamboja jauh sebelum isu ini mendapat sorotan media. Dalam tiga bulan terakhir, kantor kepresidenan telah mengeluarkan sedikitnya empat laporan dan arahan resmi terkait upaya pengamanan tersebut.

Langkah-langkah yang ditempuh antara lain penambahan staf diplomatik di Kamboja, peningkatan status peringatan perjalanan, kerja sama erat dengan kepolisian lokal, penutupan situs web perekrutan palsu, serta penerapan aplikasi antipenipuan bagi warga Korea.

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat kerja sama internasional untuk menyita keuntungan hasil kejahatan, menjatuhkan sanksi, dan mengusulkan tindakan di PBB, termasuk koordinasi dengan Komisi HAM, badan antinarkoba, dan lembaga penegak hukSummary: Presiden Korea Selatan mengaktifkan sistem sensor darurat untuk memblokir iklan kerja palsu yang menjerat warganya ke jaringan penipuan di Kamboja.kait kasus penipuan tahun ini, dan 40 orang telah ditemukan. Saat ini, aparat masih mencari 76 warga Korea Selatan lainnya yang belum diketahui keberadaannya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Piala Dunia 2026: Hong Myung-bo Soroti Kesalahan Fatal Korea

Piala Dunia 2026: Hong Myung-bo Soroti Kesalahan Fatal Korea

SPORT
Meksiko vs Korea Selatan, Duel Penentu Lolos ke Babak 36 Besar

Meksiko vs Korea Selatan, Duel Penentu Lolos ke Babak 36 Besar

MULTIMEDIA
Boikot Massal hingga Tutup Gerai, Penjualan Starbucks Anjlok 26 Persen

Boikot Massal hingga Tutup Gerai, Penjualan Starbucks Anjlok 26 Persen

EKONOMI
Salah Promosi Berujung 2.000 Gerai Starbucks Ditutup, Kerugian Rp 24 M

Salah Promosi Berujung 2.000 Gerai Starbucks Ditutup, Kerugian Rp 24 M

EKONOMI
Imbas Diboikot di Korea, Starbucks Tutup Gerainya Setengah Hari

Imbas Diboikot di Korea, Starbucks Tutup Gerainya Setengah Hari

INTERNASIONAL
Piala Dunia 2026: Ketika Kursi Kosong Bicara Soal Harga Loyalitas

Piala Dunia 2026: Ketika Kursi Kosong Bicara Soal Harga Loyalitas

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon