Piala Dunia 2026: Hong Myung-bo Soroti Kesalahan Fatal Korea
Jumat, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo menyoroti kesalahan yang dilakukan timnya setelah kalah tipis 0-1 dari Meksiko dalam laga grup A Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) waktu setempat.
Kekalahan tersebut membuat peluang Taeguk Warriors untuk lolos ke babak berikutnya harus ditentukan pada pertandingan terakhir fase grup.
Hong secara terbuka mengakui gol Meksiko berawal dari kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Gol diciptakan Luis Romo pada awal babak kedua. Situasi itu terjadi setelah koordinasi buruk antara kiper Kim Seung-gyu dan lini pertahanan yang berujung bola lepas di dalam kotak penalti.
“Kesalahan yang kami buat sangat disayangkan,” kata Hong Myung-bo.
“Kami sebenarnya tidak banyak memberikan peluang kepada lawan, tetapi satu kesalahan kecil berakibat fatal,” tambahnya.
Meski kalah, Korea Selatan sebenarnya sempat memberikan tekanan pada penghujung laga. Peluang emas hadir pada menit ke-87 ketika kiper Meksiko Raúl Rangel melakukan dua penyelamatan penting secara beruntun untuk menggagalkan upaya Cho Gue-sung dan Yang Hyun-jun.
Namun, ketajaman yang kurang di lini depan membuat Korea Selatan gagal memaksakan hasil imbang. Hong menegaskan timnya harus segera bangkit karena peluang belum sepenuhnya tertutup di fase grup.
Korea Selatan saat ini berada di posisi kedua grup A dengan tiga poin dari dua laga, di bawah Meksiko yang sudah memastikan diri lolos ke babak selanjutnya dengan dua kemenangan.
Sementara itu, kapten Korea Selatan Son Heung-min kembali gagal memberikan dampak besar dan ditarik keluar pada menit ke-57. Striker berusia 33 tahun itu masih berusaha mengejar rekor pribadi di ajang Piala Dunia, tetapi belum mampu tampil maksimal di turnamen ini.
Laga Penentuan
Korea Selatan akan menghadapi Afrika Selatan pada laga penentuan terakhir fase grup, sementara Meksiko menutup pertandingan melawan Republik Ceko.
Kemenangan Meksiko menandai pencapaian besar yang sebelumnya gagal lolos dari fase grup pada 2022. Kini, mereka meraih dua kemenangan di kandang sendiri di depan pendukung yang memadati Estadio Akron. Para pemain Meksiko merayakan di tengah lapangan sambil melambaikan tangan kepada para suporter yang memenuhi stadion.
Luis Romo mencetak gol pada menit ke-50 setelah kiper Korea Selatan Kim Seung-gyu bertabrakan dengan bek Lee Gi-hyuk dan menjatuhkan bola di dalam kotak penalti. Romo dengan mudah memanfaatkan bola liar tersebut untuk membawa Meksiko unggul.
“Kami telah bermain sangat baik,” kata pelatih Meksiko Javier Aguirre.
“Ini bukan pertandingan yang hebat, tetapi lawan tidak memberi banyak peluang. Kami bisa mencetak gol dari kesalahan itu,” tambahnya.
Meksiko akhirnya memuncaki grup A dengan enam poin dari dua pertandingan, unggul tiga poin dari Korea Selatan, serta lima poin dari Republik Ceko dan Afrika Selatan yang bermain imbang 1-1 pada laga lainnya. Dua tim teratas dari setiap grup melaju ke fase gugur, bersama delapan tim peringkat ketiga terbaik, dalam format baru babak 32 besar setelah turnamen diperluas menjadi 48 tim.
Pertandingan sendiri berlangsung minim peluang pada babak pertama, dengan kedua tim kesulitan menciptakan ancaman berarti hingga disambut sorakan penonton saat turun minum. Korea Selatan terus menekan hingga akhir, tetapi gagal menyamakan kedudukan.
Meksiko sebelumnya membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, sementara Korea Selatan sempat bangkit dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.
Korea Selatan, yang berada pada peringkat ke-22 dunia, tampil untuk ke-11 kalinya berturut-turut pada Piala Dunia dan ke-12 kalinya secara keseluruhan, terbanyak di antara negara-negara Asia. Hasil terbaiknya adalah finis di posisi keempat pada turnamen yang diselenggarakan bersama Jepang pada 2002. Sejak itu, Korea Selatan belum pernah melampaui babak 16 besar.
Pada pertandingan Meksiko vs Korea Selatan, tidak ada kursi kosong di Guadalajara, berbeda dengan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya antara Korea Selatan dan Republik Ceko.
FIFA menyalahkan para penggemar yang berdiri di lorong-lorong stadion, alih-alih duduk di atas kursi-kursi kosong tersebut. Jumlah penonton pada hari Kamis diumumkan sebanyak 45.522 untuk stadion berkapasitas 45.664, yang menjadi tuan rumah bagi tim nasional untuk pertama kalinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




