ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanggapi Polemik FCA, BEI Tunggu Masukan dari Stakeholders

Senin, 10 Juni 2024 | 11:26 WIB
RS
AD
Penulis: Rama Sukarta | Editor: AD
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna. (Beritasatu.com/Rizky Ramadhan)

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menerima banyak kritik perihal kebijakan papan pemantauan khusus atau full call auction (FCA). Para investor protes karena kebijakan tersebut dinilai tidak kondusif. Sejak FCA diterapkan, IHSG bergerak volatil hingga keluar dari level psikologis 7.000.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pihaknya masih menunggu tanggapan dari anggota BEI dan stakeholders yang berkenaan dengan kebijakan full call auction.

"Setiap policies yang kita keluarkan dari IDX untuk kepentingan stakeholders dan kepentingan pasar, selalu kita lakukan review dan kita open mind (untuk menerima masukan). Namun, tentunya setiap kajian yang kita lakukan memerlukan waktu untuk meyakinkan hal-hal apa saja yang perlu kita lakukan perubahan," ucap Nyoman ketika ditemui wartawan di BEI, Jakarta pada Senin (10/6/2024).

ADVERTISEMENT

Ketika ditanya tentang kapan kebijakan FCA ini akan dikaji ulang, Nyoman tidak menjawab. Namun ia mengatakan pihaknya masih membutuhkan waktu untuk mencermati respon pasar dan masukan stakeholders.

"Kita dapatkan informasi dulu, feedback dari stakeholder kita, sebagaimana kita menyusun ketentuan ini. Jadi. tidak serta merta kita akan lakukan penyesuaian. Tentu yang paling penting feedback kita dapatkan untuk melakukan analisis hal-hal apa saja yang bisa membuat market lebih baik lagi," pungkas Nyoman.

Diketahui, pada pertengahan Mei lalu IHSG perkasa di level psikologis 7.300. Namun pergerakan IHSG kian terkoreksi dengan diberlakukannya kebijakan FCA hingga pada hari ini IHSG bertengger di level psikologis 6.900.

Hal ini disebabkan oleh saham-saham market cap raksasa, seperti BREN diperdagangkan menggunakan sistem FCA, yang membuat saham Grup Barito ini anjlok dan memengaruhi IHSG secara signifikan. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon