Konsumsi Rumah Tangga Sumbang 54,53 Persen ke Pertumbuhan Ekonomi
Senin, 5 Mei 2025 | 13:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar dari sisi pengeluaran pada kuartal I-2025. Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89% dan memberikan kontribusi sebesar 54,53 persen ke pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025.
“Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh 4,89% didorong oleh momen Ramadan dan Idulfitri,” ucap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (5/5/2025).
Adapun subkomponen konsumsi rumah tangga yang tumbuh tinggi adalah transportasi dan komunikasi serta restoran dan hotel. Peningkatan konsumsi rumah tangga didorong oleh pergeseran momen Ramadan dan Idulfitri 2025.
Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar kedua setelah konsumsi rumah tangga adalah investasi atau penanaman modal tetap bruto (PMTB). Komponen ini tumbuh 2,12 persen dan memberikan kontribusi sebesar 28,03 persen ke pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025. PMTB tumbuh positif 2,12 persen tercermin pada beberapa indikator investasi yaitu peningkatan impor barang modal, khususnya jenis mesin dan kendaraan.
“Subkomponen PMTB yang positif adalah mesin dan perlengkapan serta kendaraan,” imbuh Amalia tentang pertumbuhan ekonomi nasional.
Komponen ekspor memberikan kontribusi 22,3 persen dan mengalami pertumbuhan 1,38 persen pada kuartal I-2025. Hal ini disokong pertumbuhan ekspor pada barang non migas dan ekspor jasa. Beberapa komoditas barang nonmigas yang mengalami peningkatan nilai dan volume ekspor antara lain lemak dan minyak/nabati; besi dan baja; mesin dan peralatan listrik; serta kendaraan dan bagiannya.
“Pertumbuhan ekspor jasa salah satunya didorong oleh peningkatan wisatawan mancanegara ke Indonesia terutama pada libur awal tahun,” tutur Amalia.
Selanjutnya komponen konsumsi pemerintah memberikan kontribusi 5,88 persen, tetapi mengalami kontraksi 1,38 persen pada kuartal I-2025. Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) memberikan kontribusi 1,39 persen dan tumbuh 3,07 persen pada kuartal I-2025. Sedangkan impor memberikan kontribusi pengurang sebesar 19,74 persen dan tumbuh 3,96 persen terhadap pertumbuhan ekonomi secara tahunan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




