ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Saham Nvidia Dorong Kenaikan Wall Street

Jumat, 30 Mei 2025 | 09:21 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi Wall Street
Ilustrasi Wall Street (AP Photo/Mary Altaffer)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (29/5/2025), didorong oleh lonjakan saham Nvidia seusai laporan kinerja kuartalan yang positif. Sementara itu, investor juga mencermati keputusan pengadilan yang mengaktifkan kembali tarif impor besar-besaran era Presiden Donald Trump.

Dilansir dari Reuters, meskipun perdagangan berlangsung volatil sepanjang hari dan indeks saham sempat melemah dari posisi tertingginya, sebagian besar indeks tetap berakhir di zona hijau. Saham Salesforce Inc turun 3,3% meskipun perusahaan perangkat lunak tersebut menaikkan proyeksi pendapatan dan laba tahunan yang disesuaikan.

“Sebagian besar tarif ini sebenarnya sudah dicabut oleh Trump, jadi keputusan pengadilan ini hanyalah sensasi berita,” kata Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments di New York. “Selama pasar tidak anjlok karena berita itu, dampaknya hanya bersifat sekunder," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Saham Nvidia menguat 3,2% setelah perusahaan melaporkan hasil penjualan yang positif pada Rabu malam, berkat meningkatnya permintaan cip AI menjelang pembatasan ekspor AS ke China. Meski demikian, Nvidia memperingatkan bahwa kebijakan ekspor baru ini bisa mengurangi penjualan kuartal saat ini hingga US$ 8 miliar.

“Optimisme terhadap laporan keuangan perusahaan, khususnya Nvidia, memberikan dukungan bagi pasar,” kata wakil presiden senior dan penasihat di Wealthspire Advisors, Westport, Connecticut, Oliver Pursche.

Nvidia, yang kini hanya naik 3,6% sepanjang tahun 2025, menjadi perusahaan terakhir dari kelompok "Magnificent Seven" raksasa teknologi yang melaporkan hasil keuangannya pada musim ini.

Secara keseluruhan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 117,03 poin (0,28%) ke level 42.215,73. Indeks S&P 500 naik 23,62 poin (0,40%) ke 5.912,17, dan Nasdaq Composite menguat 74,93 poin (0,39%) ke 19.175,87.

Sepanjang tahun ini, perkembangan isu perdagangan global memicu naik-turunnya pasar saham AS, terutama setelah Trump mengumumkan tarif besar-besaran pada 2 April. Namun, ketegangan dagang mulai mereda dan laporan keuangan kuartal pertama sebagian besar menunjukkan hasil lebih baik dari perkiraan. Alhasil, S&P 500 naik 0,5% sepanjang 2025. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pasar Global Tertekan, Harga Minyak Melonjak seusai Pernyataan Trump

Pasar Global Tertekan, Harga Minyak Melonjak seusai Pernyataan Trump

EKONOMI
Bursa Asia Menguat Dipicu Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Bursa Asia Menguat Dipicu Harapan Pembukaan Selat Hormuz

EKONOMI
Wall Street Bervariasi setelah Pidato Trump dan Lonjakan Harga Minyak

Wall Street Bervariasi setelah Pidato Trump dan Lonjakan Harga Minyak

EKONOMI
Wall Street Kompak Menguat Tersengat Harapan Damai AS-Iran

Wall Street Kompak Menguat Tersengat Harapan Damai AS-Iran

EKONOMI
IHSG Pagi Hari Ini 31 Maret 2026 Masih Galau pada Level 7.074,8

IHSG Pagi Hari Ini 31 Maret 2026 Masih Galau pada Level 7.074,8

EKONOMI
Wall Street Tertekan, Nasdaq Turun hingga 2 Persen

Wall Street Tertekan, Nasdaq Turun hingga 2 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT