AHY Siapkan Regulasi Baru Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Selasa, 29 Juli 2025 | 16:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah memastikan pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya akan berjalan sesuai rencana. Saat ini, kereta cepat baru terhubung hingga Bandung.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Indonesia sedang menyiapkan kerangka regulasi baru terkait perluasan kereta cepat yang menghubungkan Jakarta, Bandung hingga ke Surabaya.
"Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi yang tegas untuk memperluas jalur kereta cepat Jakarta, Bandung hingga Surabaya," kata Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono seperti dilansir dari Antara, Selasa (29/7/2025).
Menurut AHY, arahan kepala negara bukan hanya sebatas perpanjangan jalur kereta cepat. Namun, lebih dari itu, ide ini mencerminkan visi untuk menghubungkan Pulau Jawa melalui mobilitas yang lebih cepat, bersih dan lebih terintegrasi. "Kunci dari visi ini adalah memperkuat koridor Bandung-Surabaya," ujarnya.
Dia mengatakan, apabila nantinya proyek kereta cepat Jakarta, Bandung dan Surabaya terwujud maka otomatis akan berdampak positif terhadap banyak aspek terutama perekonomian. Moda transportasi ini akan memangkas waktu perjalanan secara signifikan dan meningkatkan efisiensi.
"Tentu saja menghasilkan manfaat ekonomi dengan menghubungkan kota-kota, industri, dan pelabuhan di seluruh Pulau Jawa," kata dia.
Selain itu, pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur moda transportasi tidak hanya terfokus pada jalur darat. Namun juga meliputi transportasi udara maupun laut. Hal ini ditujukan agar konektivitas transportasi yang inklusif dapat diimplementasikan.
"Masa depan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia sangat bergantung pada seberapa baik kita mengintegrasikan sistem transportasi darat dan laut," ujarnya.
Menurutnya, saat ini sekitar 60% penduduk Indonesia tinggal atau bermukim di wilayah pesisir. Artinya, pembangunan maritim bukanlah hal yang sekunder namun menjadi sentral bagi pertumbuhan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




