ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mentrans: Penundaan Investasi di Rempang Hanya untuk Kawasan Sembulang

Rabu, 30 Juli 2025 | 11:49 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara memberi keterangan pers terkait transformasi transmigrasi saat mengunjungi kantor B-Universe di Tokyo Hub Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, Senin (19/5/2025).
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara memberi keterangan pers terkait transformasi transmigrasi saat mengunjungi kantor B-Universe di Tokyo Hub Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, Senin (19/5/2025). (Beritasatu.com/Hanif Musyaffa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara memberi klarifikasi atas pemberitaan mengenai usulan penundaan sementara investasi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau hingga konflik mereda.

“Perlu kami tegaskan bahwa yang diusulkan untuk ditunda bukanlah seluruh rencana investasi di wilayah Rempang, melainkan hanya di area tertentu yang saat ini masih terdapat resistensi masyarakat, yaitu di kawasan Sembulang,” kata Iftitah dalam keterangannya diterima Beritasatu.com di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Hal itu disampaikan Iftitah untuk meluruskan pemberitaan soal penundaan investasi di Pulau Rempang yang ia sampaikan sebelumnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Pernyataan saya sebelumnya disampaikan dalam menjawab pertanyaan wartawan terkait program transmigrasi di tengah rencana investasi di Rempang yang menuai penolakan dari sebagian masyarakat. Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar purnawirawan TNI AD itu.

Ifititah menjelaskan penundaan di kawasan Sembulang diajukan sebagai langkah preventif dan responsif, agar proses investasi dapat berjalan dengan tetap menjaga ketenangan sosial, menjunjung tinggi prinsip partisipatif, dan memastikan masyarakat lokal merasa aman serta dihormati hak-haknya. 

Kementerian Transmigrasi, lanjut dia, berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi secara erat dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pemerintah Kota Batam, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya. 

“Kami percaya bahwa rencana investasi di Rempang dan Galang akan membawa manfaat besar jika dikelola dengan baik, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” tutur politisi Partai Demokrat ini.

“Kami juga terbuka terhadap masukan dari para tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, agar proses pembangunan ini berlangsung secara adil, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Isak Tangis Sambut Jenazah Anggit di Rumah Duka di Tangsel

Isak Tangis Sambut Jenazah Anggit di Rumah Duka di Tangsel

BANTEN
Menteri Iftitah Sebut RUU Transmigrasi Masuk Prolegnas Akhir 2025

Menteri Iftitah Sebut RUU Transmigrasi Masuk Prolegnas Akhir 2025

NASIONAL
Korsel Investasi Rp 1,2 Triliun di Kawasan Transmigrasi Maloy Kutim

Korsel Investasi Rp 1,2 Triliun di Kawasan Transmigrasi Maloy Kutim

EKONOMI
Menteri Transmigrasi Janji Bangun Saluran Irigasi di Puncak Jeringo

Menteri Transmigrasi Janji Bangun Saluran Irigasi di Puncak Jeringo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon