Blusukan ke Papua, Bahlil Temukan Desa Masih Pakai Pelita
Kamis, 31 Juli 2025 | 08:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali menyoroti kesenjangan elektrifikasi di Indonesia, khususnya di wilayah timur. Saat menghadiri Energi Mineral Festival 2025 di Hutan Kota Plataran, Jakarta, Rabu (30/7/2025), Bahlil mengungkapkan masih ada ribuan desa yang belum tersentuh aliran listrik.
“Indonesia sudah merdeka sejak 1945, tetapi sampai hari ini masih ada sekitar 5.700 desa yang belum teraliri listrik. Bahkan, ada sekitar 4.400 dusun yang masih gelap,” kata Bahlil di hadapan peserta acara.
Bahlil menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Papua. Di sana, ia masih menemukan rumah-rumah di desa terpencil yang menggunakan pelita sebagai sumber penerangan utama, sebuah pemandangan yang mengingatkannya pada masa kecil.
“Saya besar di Seram Timur, Maluku. Dahulu juga sekolah pakai pelita. Kemarin, saat ke Papua, saya lihat sendiri, masih banyak warga yang hidup seperti itu. Ini menyentuh saya secara pribadi,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Bahlil menegaskan komitmennya untuk memperluas akses listrik hingga ke pelosok negeri. Menurut dia, ketersediaan listrik adalah hak seluruh rakyat dan menjadi syarat penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah tertinggal.
Pemerintah, kata Bahlil, terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi nasional, termasuk lewat kerja sama dengan berbagai pihak swasta dan BUMN. “Ini bukan sekadar soal lampu, tetapi soal keadilan sosial. Anak-anak di pelosok juga berhak belajar di bawah cahaya listrik, bukan pelita,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




