ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Antam Dukung Kebijakan DMO Emas yang Transparan dan Berkeadilan

Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:52 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi emas Antam.
Ilustrasi emas Antam. (Dok PT Aneka Logam/Istimewa)

Lubuklinggau, Beritasatu.com - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berharap kebijakan domestic market obligation (DMO) untuk komoditas emas disusun secara adil dan transparan, agar pelaku usaha di seluruh rantai pasok memperoleh kepastian dan nilai ekonomi yang seimbang.

“Kebijakan DMO diharapkan disusun dengan prinsip transparansi dan keadilan, sehingga semua pihak dapat berperan aktif menjaga keberlanjutan industri emas nasional,” ujar Corporate Secretary Division Head Antam Wisnu Danandi Haryanto dikutip dari Antara, Minggu (19/10/2025).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah mempertimbangkan penyusunan aturan DMO emas. Rencana tersebut sebelumnya mencuat dalam rapat dengar pendapat antara Komisi VI DPR dan Antam pada akhir September 2025.

ADVERTISEMENT

Sebagai bagian dari holding BUMN pertambangan MIND ID, Antamtengah menghadapi penurunan pasokan emas karena meningkatnya permintaan dan terganggunya pasokan akibat longsor di tambang emas PT Freeport Indonesia, salah satu pemasok utama emas domestik.

Wisnu menilai, agar implementasi kebijakan DMO berjalan efektif, perlu dilakukan sinkronisasi lintas sektor, termasuk aspek perpajakan, tata niaga, dan regulasi pendukung lainnya.

“Antam percaya bahwa penyesuaian kebijakan yang tepat akan mendorong tumbuhnya industri logam mulia emas dan perak nasional yang berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik langkah pemerintah memperkuat ketersediaan emas di dalam negeri melalui optimalisasi pasokan domestik. Menurutnya, kebijakan ini dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, keberlanjutan industri, dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional.

Wisnu menegaskan bahwa besaran kewajiban pasokan dalam negeri sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah, yang akan mempertimbangkan kapasitas produksi nasional, kebutuhan pasar domestik, serta dinamika industri logam mulia.

“Antam mendukung penuh langkah pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap emas dari sumber domestik. Kami siap melaksanakan arahan pemerintah untuk memperkuat pasokan emas nasional,” tutup Wisnu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon