ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, RI Setop Impor Solar Mulai 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 18:07 WIB
RH
AD
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: AD
Peresmian proyek refinery development master plan (RDMP) Balikpapan dengan nilai investasi US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 123 triliun, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin 12 Januari 2026.
Peresmian proyek refinery development master plan (RDMP) Balikpapan dengan nilai investasi US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 123 triliun, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin 12 Januari 2026. (Beritasatu.com/Ricki Putra)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek refinery development master plan (RDMP) Balikpapan dengan nilai investasi US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 123 triliun, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Proyek ini salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Dengan mengucap bismillahhirahmanirrahim pada sore hari ini, Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” kata Prabowo saat peresmian.

ADVERTISEMENT

Keberadaan RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari sekitar 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar seperempat dari kebutuhan BBM nasional.

Proyek ini juga menjadikan kilang Pertamina Balikpapan sebagai kilang terbesar di Indonesia dan mampu menyerap 24.000 tenaga kerja.

Prabowo menekankan, Indonesia merupakan negara kaya yang harus mandiri secara energi dan tidak boleh bergantung dengan negara lain. Menurutnya dengan adanya RDMP Balikpapan dapat mendorong Indonesia menuju swasembada energi.

“Saya bahagia dan bangga hari ini satu langkah lagi di bidang energi kita menuju mandiri, berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tak boleh bergantung energi kita dari luar," ucapnya.

Keberadaan RDMP Balikpapan akan meningkatkan produksi solar nasional hingga surplus sekitar 3 juta-4 juta kiloliter per tahun. Dengan tambahan kapasitas tersebut, Indonesia dipastikan tidak lagi melakukan impor solar mulai 2026.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RDMP Balikpapan Dukung Akselerasi Industri Otomotif Modern

RDMP Balikpapan Dukung Akselerasi Industri Otomotif Modern

OTOTEKNO
Langkah Panjang Indonesia Menuju Swasembada Energi

Langkah Panjang Indonesia Menuju Swasembada Energi

EKONOMI
Bahlil Buka Opsi Stop Impor Bensin mulai 2027

Bahlil Buka Opsi Stop Impor Bensin mulai 2027

EKONOMI
RI Swasembada Solar setelah RDMP Balikpapan Diresmikan

RI Swasembada Solar setelah RDMP Balikpapan Diresmikan

EKONOMI
RDMP Balikpapan Hasilkan BBM Ramah Lingkungan

RDMP Balikpapan Hasilkan BBM Ramah Lingkungan

EKONOMI
RDMP Balikpapan Bisa Tekan Impor BBM hingga Rp 68 Triliun

RDMP Balikpapan Bisa Tekan Impor BBM hingga Rp 68 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon