Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 68 Bulan Beruntun
Senin, 2 Februari 2026 | 11:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan barang pada Desember 2025 kembali mengalami surplus sebesar US$ 2,51 miliar.
Indonesia telah mencatat surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Untuk neraca perdagangan kumulatif dari Januari-Desember 2025, surplusnya mencapai US$ 41,05 miliar, naik US$ 9,72 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 31,33 miliar.
"Surplus 2025 ini terutama ditopang oleh surplus komoditi nonmigas sebesar US$ 60,72 miliar, sementara komoditas migas masih mengalami defisit sebesar US$ 19,70 miliar," kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di gedung BPS, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Ateng memaparkan, surplus neraca perdagangan pada 2025 ini didapat dari kinerja ekspor yang mencapai mencapai US$ 282,91 miliar. Sedangkan nilai impor Indonesia 2025 mencapai US$ 241,86 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




