Jelang Ramadan, Harga Minyakita dan Telur di Atas HET
Rabu, 18 Februari 2026 | 11:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat harga sejumlah komoditas pangan mulai berfluktuasi menjelang bulan suci Ramadan 2026. Beberapa bahan pokok bahkan terpantau berada sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET).
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, berdasarkan data sistem pemantauan pasar dan kebutuhan pokok (SP2KP), harga kebutuhan pokok secara rata-rata nasional masih dalam kondisi relatif terkendali, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.
“Menjelang Ramadan biasanya kan (banyak yang bertanya) bagaimana perkembangan harga. Ini saya cek di SP2KP. Jadi ini kalau kita lihat harga rata-rata nasional memang bagus,” ungkap Budi Santoso di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Harga Minyakita Masih di Atas HET
Budi, yang akrab disapa Busan, menyebut salah satu komoditas yang masih berada di atas HET adalah Minyakita. Saat ini, harga rata-rata nasional Minyakita mencapai Rp 16.020 per liter, sedikit lebih tinggi dibanding HET sebesar Rp 15.700 per liter.
Namun, harga tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.
“Kemarin sebelum keluar permen (peraturan menteri) kan rata-rata harganya Rp 16.800. Nah, sekarang sudah mengalami penurunan,” jelasnya.
Selain minyak goreng, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan tipis. Rata-rata harga nasional saat ini berada di level Rp 30.750 per kilogram, sedikit di atas harga acuan Rp 30.000 per kilogram.
Meski demikian, sejumlah komoditas strategis lainnya masih berada di bawah harga acuan pemerintah.
Untuk daging sapi, harga rata-rata nasional tercatat Rp 133.618 per kilogram, masih di bawah HET sebesar Rp 140.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang putih relatif stabil di angka Rp 36.875 per kilogram, lebih rendah dari HET yang ditetapkan sebesar Rp 38.000 per kilogram.
"Bawang putih itu harga rata-rata nasional Rp 36.875 per kilogram. Harga eceran tertinggi Rp 38.000," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




