Prabowo Yakin Program MBG hingga Kopdes Bisa Dorong Perekonomian RI
Minggu, 22 Maret 2026 | 19:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% melalui penciptaan lapangan kerja dari berbagai program strategis. Sejumlah program unggulan disiapkan pemerintah, mulai dari program makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga pembangunan satu juta rumah.
Prabowo menilai program MBG memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Ia menyebutkan, pada tahap puncak akan ada sekitar 30.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang masing-masing mempekerjakan 50 orang.
“Untuk gampangnya, hitungnya 30.000 dapur itu setiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta yang kerja. Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar lima petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” kata Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).
Sementara itu, program Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi. Dengan target 80.000 koperasi dan rata-rata 18 pekerja per koperasi, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Sementara itu di sektor kelautan, pemerintah menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
“Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60% sampai 80%,” ujar Prabowo.
Program pembangunan satu juta rumah juga menjadi andalan dalam menciptakan lapangan kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga berpotensi menyerap hingga 5 juta tenaga kerja, belum termasuk efek berganda dari sektor pendukung seperti industri bahan bangunan.
Prabowo optimistis kombinasi berbagai program tersebut dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya yakin ketika ini berjalan, akan lebih dari 8% (pertumbuhan ekonomi)," ucap Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




