Suku Bunga Naik, Pemerintah Harus Perkuat Disiplin Fiskal
Jumat, 19 Juni 2026 | 06:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah diminta memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil.
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mengatakan langkah tersebut penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Diplomasi diperlukan untuk menegosiasikan kembali suku bunga serta tenor pinjaman, mengingat kondisi ekonomi global saat ini penuh ketidakpastian," ujar Kamrussamad.
Di tengah tantangan global maupun domestik yang terjadi, Kamrussamad meminta APBN digunakan secara produktif agar mampu mendorong roda perekonomian di tengah masyarakat.
"Makanya Presiden Prabowo Subianto pada Januari 2025 menerbitkan instruksi presiden (Inpres) tentang efisiensi agar penggunaan anggaran negara dilakukan secara produktif, terukur, dan memiliki outcome yang jelas," tegasnya.
Dari sisi lain, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai pelemahan rupiah dalam satu dekade terakhir mencerminkan tantangan struktural ekonomi yang masih perlu dibenahi.
Namun, dia menilai pemerintah telah memperkuat fondasi ekonomi melalui pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri manufaktur serta peningkatan konektivitas.
"Konektivitas yang semakin baik membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar ekspor," tutur dia.
Dia juga menilai kinerja sejumlah indikator ekonomi, termasuk neraca perdagangan yang masih surplus, menunjukkan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga.
"Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, didukung sumber daya alam yang melimpah dan potensi sektor produktif yang besar," katanya.
Karena itu, penguatan struktur ekonomi, peningkatan kualitas belanja negara, serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global.
"Dengan membangun iklim usaha yang kondusif, hal ini akan menumbuhkan kepercayaan para pelaku usaha sehingga penyaluran kredit perbankan dapat tumbuh lebih baik," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




