Kapal Pelni dan ASDP Akan Pakai Gas
Kamis, 3 September 2015 | 12:51 WIB
Jakarta – Armada kapal PT Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT ASDP Indonesia Ferry akan menggunakan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) sebagai bahan bakarnya. Pasokan LNG akan berasal dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).
Untuk merealisasikan pasokan tersebut, PGN telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pelni dan ASDP. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso, Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro, dan Direktur ASDP Danang S Baskoro, disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.
Hendi menuturkan, pihaknya bersama Pelni dan ASDP akan membahas infrastruktur yang diperlukan untuk merealisasikan proyek LNG ini. Hal lain yang juga dibahas adalah jenis mesin dan konverter yang akan digunakan, serta rute kapal yang akan memakai LNG.
"Nantinya kami akan berikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pengisian gas. Saya tidak mau mendahului (rutenya), tetapi rencananya seluruh Indonesia," kata dia di Jakarta, Kamis (3/9). PGN akan membangun bunker-bunker yang lokasinya disesuaikan dengan trayek kapal-kapal Pelni, ASDP dan Ditjen Hubla.
Menurut Hendi, program konversi ke LNG ini bakal mengurangi impor BBM nasional. Pasalnya, penggunaan BBM oleh Ditjen Hubla, Pelni, dan ASDP mencapai 600 juta liter dalam satu tahun. Rincinya, Pelni 33,4 juta liter per bulan, ASDP 3,5 juta liter per bulan, dan Ditjen Hubla 14,4 juta liter per bulan.
Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro menjelaskan, kerja sama dengan PGN akan memungkinkan Pelni memiliki lebih banyak pilihan bagi bahan bakar kapal-kapal yang dioperasikan oleh perusahaan. Apalagi, biaya BBM untuk kapal ini mencapai 58 persen dari total biaya operasi perusahaan.
"Dengan harga gas yang lebih murah, maka biaya operasi bisa diturunkan menjadi di kisaran 20 persen," tutur dia. Rencananya, jumlah kapal yang akan dikonversi ke LNG mencapai 40 persen dari total armada yang dimiliki Pelni.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




