Harga Sapi di Bantul Naik Rp 1,5 Juta/Ekor
Sabtu, 5 September 2015 | 02:16 WIBBantul - Harga sapi siap potong di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjelang Idul Adha 1436 Hijriah naik hingga Rp 1,5 juta per ekor dibanding beberapa pekan sebelumnya.
"Ada kenaikan harga sapi menjelang Idul Adha, sekarang ini harganya mulai Rp 17,5 juta, sementara sebelumnya Rp 16 juta per ekor, itu khusus sapi jantan siap potong," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Agus Rahmad di Bantul, Jumat.
Menurut dia, harga sapi siap potong tersebut merupakan harga rata-rata pekan ini sesuai hasil pemantauan petugas dinas di pasar-pasar hewan wilayah Bantul, seperti pasar Imogiri dan pedagang hewan di sentra ternak sapi.
Ia mengatakan kenaikan harga sapi tersebut disebabkan beberapa faktor di antaranya karena permintaan hewan dari masyarakat meningkat untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban saat hari raya yang jatuh pada 24 September nanti.
"Permintaan sapi sebulan menjelang Idul Adha biasanya sudah naik, jadi sekarang ini permintaannya sudah tinggi, harga sapi saat ini Rp 17,5 juta sampai Rp 20 juta per ekor tergantung ukuran, karena menentukan hasil daging," katanya.
Agus mengatakan, kenaikan harga sapi juga terjadi setiap tahun bertepatan dengan menjelang Idul Adha, bahkan jika dibandingkan dengan tahun lalu, harga daging sapi saat ini mengalami kenaikan sekitar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per ekor.
Ia juga mengatakan harga sapi yang dijual pada kisaran Rp 17,5 juta sampai Rp 20 juta per ekor tersebut merupakan hewan yang sudah layak untuk kurban, dengan rata-rata berat sapi hidup sekitar 250 sampai 300 kilogram.
Sementara itu, kata dia, untuk harga kambing menjelang Lebaran Haji ini berbeda dengan sapi, yang mana harganya tidak ada kenaikan, dan berdasarkan pantauan di pasar hewan setempat rata-rata harganya relatif stabil.
"Harga kambing saat ini Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per ekor, namun untuk yang harga Rp 2,5 juta sudah bagus untuk kurban, cuma stoknya masih sedikit, dalam arti pedagang tidak berani stok banyak-banyak, karena pada "lari" ke sapi," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




