ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Sapi Kurban di Karimun Naik Rp 2 Juta/Ekor

Sabtu, 5 September 2015 | 02:33 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi perdagangan hewan untuk kurban
Ilustrasi perdagangan hewan untuk kurban (Istimewa)

Karimun - Harga sapi berusia 2,5 tahun untuk ibadah kurban di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, kini naik sekitar Rp 2 juta per ekor.

"Kenaikan terjadi di tingkat peternak, mungkin karena permintaan meningkat menjelang Idul Adha. Kami menyesuaikan saja. Kalau biasanya harga sapi Rp 14 juta, maka sekarang Rp 16 juta per ekor, atau naik sekitar Rp 2 juta," kata pedagang sapi Arifin di Tanjung Balai Karimun, Jumat. Arifin menuturkan, sapi untuk kurban yang ia jual dipasok dari Lampung.

Ia mengaku telah menyiapkan puluhan ekor sapi, dan meskipun dengan harga yang telah dinaikkan, permintaan untuk kurban tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu. "Sejak pekan lalu, permintaan sapi kurban sudah mulai meningkat, sudah mencapai 50 ekor," kata dia yang merupakan satu dari dua pedagang sapi di Tanjung Balai Karimun.

Ia menjelaskan, rata-rata sapi untuk kurban yang ia siapkan berusia rata-rata 2,5 tahun dengan kondisi kesehatan yang memenuhi syarat untuk ibadah kurban.

ADVERTISEMENT

Sapi untuk kurban, menurut dia, tidak hanya sehat dan bebas penyakit, tetapi tidak boleh cacat. Karena itu, ia mengaku secara berkala memeriksakan kesehatan hewan kurban tersebut kepada petugas karantina dan Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan. "Selain sudah tersedia sebanyak 60 ekor, kami juga mendatangkan pasokan baru dari Lampung sebanyak 28 ekor," kata dia lagi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Amran Syahidid mengatakan, pihaknya telah menyiapkan petugas untuk mengecek kesehatan hewan kurban, bekerja sama dengan petugas karantina hewan.

Amran mengatakan, untuk sapi kurban yang dipasok pedagang resmi, telah terpantau untuk diperiksa kesehatannya secara rutin, menjelang Idul Adha. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengecekan rutin wajib dilakukan agar sapi kurban memenuhi syarat kesehatan dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam," katanya.

Ia juga mengimbau warga masyarakat di pulau-pulau yang membeli sapi ke pulau lain di luar Karimun, seperti dari Guntung atau Tembilahan, agar melapor kepada petugas karantina untuk diperiksa kesehatannya. "Di pulau-pulau bisa saja tidak terpantau, karena itu kami meminta masyarakat untuk melapor," kata dia. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kebutuhan sapi untuk kurban mencapai 400 ekor, belum termasuk kambing, kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jelang Iduladha, Harga Sapi dan Domba di Sleman Melonjak

Jelang Iduladha, Harga Sapi dan Domba di Sleman Melonjak

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon