Tahun Ini Ekonomi Hanya akan Tumbuh 5%
Rabu, 14 September 2016 | 10:52 WIB
Jakarta – Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2016 hanya akan berada di level 5%. Ini disebabkan oleh beberapa faktor termasuk pemangkasan anggaran yang dilakukan tengah tahun 2016.
"Salah satu faktor pemicunya adalah konsumsi pemerintah yang turun menjadi 3% setelah pemangkasan anggaran," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (13/9).
Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi ialah investasi yang belum tumbuh dikarenakan lemahnya permintaan domestik. Suahasil juga menyebut sektor ekspor impor yang masih negatif, bahkan ekspor yang lebih negatif dari impor membuat neraca pembayaran Indonesia surplus.
Pertumbuhan ekonomi sebesar 5% tersebut didapat dari komposisi pertumbuhan di semester I-2016 yang berada di 5,04% dan proyeksi Kementerian Keuangan terhadap pertumbuhan di semester II-2016 pada level 5,0-5,1%.
Namun, seperti dilaporkan Antara, Suahasil memberi catatan pertumbuhan ekonomi 2016 diperkirakan masih bisa di atas 5% meski tidak akan mencapai 5,1%. "Bisa jadi 5,05; 5,06 (%) sekitar angka-angka itu. Artinya kalau lebih dari 5% tidak akan lebih dari 5,1 (%)," ujar Suahasil.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 sebesar 5% tersebut berada di bawah target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) Tahun Anggaran 2016 yakni 5,2%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




