ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Hitung Besaran Kompensasi Petugas KPPS

Jumat, 26 April 2019 | 22:10 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Sri Mulyani.
Sri Mulyani. (Antara)

Bandung, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menghitung besaran kompensasi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal, sakit atau kecelakaan.

"Nanti kita akan hitung untuk kebutuhan anggarannya untuk memenuhi kompensasi tersebut," kata Sri Mulyani usai Infrastructure Summit 2019 di Universitas Padjadjaran Bandung, Jumat (26/4/2019).

Saat ini, pihaknya akan terus memantau berdasarkan laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai jumlah petugas KPPS yang mengalami sakit, kecelakaan sampai meninggal dunia.

Menurut Sri Mulyani, pekerja KPPS mungkin sudah terlindungi asuransi, baik itu asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. "Itu sebetulnya bisa tercover. Di indonesia mungkin kultur asuransi itu menjadi sangat penting, jadi tentu saya juga akan berharap kita akan terus mengkampanyekan penitngnya asuransi bagi semua masyarakat," kata Sri Mulyani.

ADVERTISEMENT

Pemerintah dinilai perlu membayar kompensasi menyusul banyaknya petugas KPPS yang meninggal dan jatuh sakit usai penghitungan suara Pilpres 2019.

Komisioner KPU Viryan Aziz menyebutkan hingga pukul 18.00 WIB total sebanyak 225 orang petugas meninggal dunia dan 1.470 orang sakit, sehingga total yang meninggal dan sakit 1.695 orang.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan negara seharusnya memberikan kompensasi yang sepadan kepada petugas yang meninggal dunia, sakit, ataupun luka karena kerja untuk Pemilu 2019.

Menurut dia, tidak ada skema asuransi terhadap petugas KPPS yang berkontribusi menyukseskan Pilpres 2019 itu."Harusnya negara memberi kompensasi yang sepadan," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon