BlackBerry Jadi Perusahaan Terdepan Penyedia Unified Endpoint Management Tools
Jumat, 30 Agustus 2019 | 14:06 WIB
AS, Beritasatu.com - BlackBerry Limited terpilih sebagai salah satu perusahaan terdepan (leaders) penyedia unified endpoint management (UEM) dalam 2019 Gartner Magic Quadrant for Unified Endpoint Management Tools selama empat tahun berturut-turut berdasarkan laporan perusahaan riset Gartner, Inc. Laporan ini mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam menjalankan dan merealisasikan visi serta melayani vendor di pasar UEM.
BlackBerry memiliki pendekatan unik dalam mengembangkan UEM dengan memanfaatkan machine learning (pembelajaran mesin) dan predictive analytics (analitik prediktif) dalam menetapkan standar baru untuk lingkungan zero trust dan menghadirkan tingkat kecanggihan baru di seluruh sektor industri yang memprioritaskan keamanan. Solusi UEM dari BlackBerry telah digunakan oleh berbagai perusahaan terdepan di sektor industri yang teregulasi dengan ketat, termasuk layanan keuangan, instansi pemerintah, industri energi, dan layanan kesehatan.
"Internet of Things mendorong adanya transformasi perusahaan, tetapi untuk mensukseskannya, perusahaan harus memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengamankan infrastruktur IoT-nya," kata Chief Marketing Officer BlackBerry, Mark Wilson dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (30/8/2019).
BlackBerry UEM dapat mengoperasikan IoT dengan aman yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyediakan kontrol endpoint dan kontrol kebijakan yang lengkap bagi portofolio perangkat dan aplikasi yang berkembang dalam suatu perusahaan.
BlackBerry® Intelligent Security merupakan solusi terbaru dari BlackBerry yang menyediakan lapisan adaptive security (keamanan adaptif) ke dalam sistem UEM atau UEM Cloud perusahaan yang sudah ada sebelumnya tanpa perlu memasang perangkat lunak tambahan.
Teknologi Ini merupakan solusi berbasis cloud pertama yang memanfaatkan kekuatan keamanan adaptif, continuous authentication (otentikasi berkelanjutan), dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan keamanan mobile endpoint. Hal Ini memungkinkan tim IT untuk secara dinamis menyesuaikan persyaratan keamanan dan fungsionalitas perangkat serta aplikasi perusahaan dengan perilaku (real-world behavior) dan penilaian risiko masing-masing pengguna. Penilaian risiko ini ditentukan dengan cermat menggunakan kombinasi kecerdasan buatan dan data spasial generasi baru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




