Corona Meluas, Dow Jones Ambles 300 Poin di Akhir Pekan

Corona Meluas, Dow Jones Ambles 300 Poin di Akhir Pekan
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 4 April 2020 | 05:23 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa saham AS Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (4/4/2020) melemah menyusul lonjakan kematian akibat virus corona di New York. Investor juga mencerna suramnya laporan pekerjaan AS.

Dow Jones Industrial Average merosot 360,91 poin, atau 1,7 persen menjadi 21.052,53. S&P 500 turun 1,5 persen menjadi 2.488,65. Nasdaq Composite tertekan 1,5 persen menjadi 7.373,08.

Wall Street membukukan penurunan mingguan ketiga dalam empat minggu terakhir. Dow kehilangan 2,7 persen minggu ini, sementara S&P 500 turun 2,1 persen, dan Nasdaq pekan ini tergerus 1,7 persen.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan kematian di negara bagian itu naik 562 dalam 24 jam terakhir menjadi lebih 2.900, atau peningkatan terbesar hingga saat ini.

Cuomo menambahkan kurva kasus yang dikonfirmasi terus naik dan mencatat lebih 100.000 kasus di negara bagian New York.

"Ini masih seperti sesuatu yang sedang kita tuju, bukan keluar," kata Chief Investment Stategist Nuveen, Brian Nick.

"Kita bisa melihat cahaya di belakang kita, tetapi tidak di depan kita. Kasus semakin buruk," kata Nick.

Sekitar 261.000 terinfeksi corona di Amerika Serikat dan lebih 6.600 kematian akibat Covid-19, menurut data Johns Hopkins University. Secara global, lebih dari 1 juta kasus telah dikonfirmasi.

Baca juga: Wall Street Dibuka Melemah Akibat Meningkatnya Pengangguran

Sementara Payroll AS jatuh sebesar 701.000 pada bulan Maret, menandai laporan pekerjaan terburuk sejak 2009. Adapun tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4 persen. Pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran melonjak dengan rekor 6,6 juta untuk minggu 27 Maret.

"Data nonfarm payrolls hari ini mengkonfirmasi apa yang telah kita ketahui, ekonomi AS membaik sebelum dampak Covid-19 dirasakan," kata analis portofolio multi-aset New York Life Investments, Lauren Goodwin. "Kehilangan pekerjaan akan terus meningkat karena lockdown nasional menekan ekonomi AS."

American Express, UnitedHealth dan IBM masing-masing turun lebih dari 3 persen memimpin pelemahan Dow Jones. Beberapa kerugian itu diimbangi kenaiakn Walmart 0,7 persen setelah penjualan perusahaan telah melonjak 20 persen dalam sebulan terakhir.



Sumber: CNBC