ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Corona Meluas, Dow Jones Ambles 300 Poin di Akhir Pekan

Sabtu, 4 April 2020 | 05:30 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Johannes Eisele)

New York, Beritasatu.com - Bursa saham AS Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (4/4/2020) melemah menyusul lonjakan kematian akibat virus corona di New York. Investor juga mencerna suramnya laporan pekerjaan AS.

Dow Jones Industrial Average merosot 360,91 poin, atau 1,7 persen menjadi 21.052,53. S&P 500 turun 1,5 persen menjadi 2.488,65. Nasdaq Composite tertekan 1,5 persen menjadi 7.373,08.

Wall Street membukukan penurunan mingguan ketiga dalam empat minggu terakhir. Dow kehilangan 2,7 persen minggu ini, sementara S&P 500 turun 2,1 persen, dan Nasdaq pekan ini tergerus 1,7 persen.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan kematian di negara bagian itu naik 562 dalam 24 jam terakhir menjadi lebih 2.900, atau peningkatan terbesar hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

Cuomo menambahkan kurva kasus yang dikonfirmasi terus naik dan mencatat lebih 100.000 kasus di negara bagian New York.

"Ini masih seperti sesuatu yang sedang kita tuju, bukan keluar," kata Chief Investment Stategist Nuveen, Brian Nick.

"Kita bisa melihat cahaya di belakang kita, tetapi tidak di depan kita. Kasus semakin buruk," kata Nick.

Sekitar 261.000 terinfeksi corona di Amerika Serikat dan lebih 6.600 kematian akibat Covid-19, menurut data Johns Hopkins University. Secara global, lebih dari 1 juta kasus telah dikonfirmasi.

Sementara Payroll AS jatuh sebesar 701.000 pada bulan Maret, menandai laporan pekerjaan terburuk sejak 2009. Adapun tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4 persen. Pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran melonjak dengan rekor 6,6 juta untuk minggu 27 Maret.

"Data nonfarm payrolls hari ini mengkonfirmasi apa yang telah kita ketahui, ekonomi AS membaik sebelum dampak Covid-19 dirasakan," kata analis portofolio multi-aset New York Life Investments, Lauren Goodwin. "Kehilangan pekerjaan akan terus meningkat karena lockdown nasional menekan ekonomi AS."

American Express, UnitedHealth dan IBM masing-masing turun lebih dari 3 persen memimpin pelemahan Dow Jones. Beberapa kerugian itu diimbangi kenaiakn Walmart 0,7 persen setelah penjualan perusahaan telah melonjak 20 persen dalam sebulan terakhir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aksi Ambil Untung Serang Wall Street, Hanya Dow Jones yang Menguat

Aksi Ambil Untung Serang Wall Street, Hanya Dow Jones yang Menguat

EKONOMI
Wall Street Melesat, Dow Jones Cetak Rekor Baru setelah Damai AS-Iran

Wall Street Melesat, Dow Jones Cetak Rekor Baru setelah Damai AS-Iran

EKONOMI
Wall Street Menguat Berkat IPO SpaceX

Wall Street Menguat Berkat IPO SpaceX

EKONOMI
SpaceX Milik Elon Musk Melantai dengan Harga Rp 2,16 Juta Per Saham

SpaceX Milik Elon Musk Melantai dengan Harga Rp 2,16 Juta Per Saham

EKONOMI
Wall Street Naik Imbas Trump Batalkan Serangan ke Iran dan Klaim Damai

Wall Street Naik Imbas Trump Batalkan Serangan ke Iran dan Klaim Damai

EKONOMI
Wall Street Ditutup Menguat Tipis Berkat Saham AI

Wall Street Ditutup Menguat Tipis Berkat Saham AI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon