ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sempurnakan Layanan E-Procurement, AP I Luncurkan APPro

Senin, 6 Juli 2020 | 14:30 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan virus korona, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang, khususnya yang tiba melalui penerbangan internasional, Kamis 23 Januari 2020.
Dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan virus korona, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang, khususnya yang tiba melalui penerbangan internasional, Kamis 23 Januari 2020. (Suara Pembaruan/Fuska Sani)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menyempurnakan layanan e-procurement dengan meluncurkan sistem aplikasi Angkasa Pura Procurement (APPro). Hadirnya sistem layanan berbasis website ini, merupakan inovasi Angkasa Pura I untuk mendorong penerapan teknologi digital di tengah pandemi Covid-19 sejalan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Hadirnya APPro ini adalah upaya kami mendigitalisasi proses bisnis serta mendorong transparansi proses pengadaan barang dan jasa dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal. APPRo diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, keterbukaan serta mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance)," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam siaran pers, Senin (6/7/2020).

Dibandingkan sistem e-procurement yang lama, APPro dilengkapi berbagai keunggulan yang memudahkan pelaku usaha (vendor) mengikuti proses pengadaan barang dan jasa. Proses ini mulai rapat persiapan, evaluasi, dan negosiasi penawaran dapat dilakukan online dari mana saja tanpa perlu datang ke kantor Angkasa Pura I.

ADVERTISEMENT

Sedangkan bagi internal Angkasa Pura I, hadirnya APPro memudahkan penyusunan harga estimasi sendiri atau owner estimate karena dapat dilakukan melalui sistem terintegrasi ke setiap unit, standarisasi template yang dihasilkan sistem, efisiensi pemaketan pekerjaan berdasarkan category management dan penandatanganan dalam proses pengadaan barang dan jasa dilakukan melalui digital signature.

"Ini membuat proses pengadaan barang dan jasa menjadi lebih transparan, akuntabel, independen dan fairness hingga tercipta persaingan yang sehat dan kompetitif bagi semua pelaku usaha (vendor)," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon