ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Setelah Panen Raya, Harga Gabah Kering Panen Turun 7,85%

Kamis, 1 April 2021 | 13:58 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Ilustrasi gabah kering panen
Ilustrasi gabah kering panen (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani pada Maret 2021 Rp 4.385 per kg atau turun 7,85%, dan di tingkat penggilingan Rp 4.481 per kg atau turun 7,86 % dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani Rp 5.214 per kg atau turun 1,99% dan di tingkat penggilingan Rp 5.331 per kg atau turun 1,85%. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp 4.043 per kg atau turun 6,84% dan di tingkat penggilingan Rp 4.138 per kg atau turun 6,95%.

"Penurunan yang tinggi di GKP sebesar 7,85% ini dikarenakan pada bulan Maret yang masih dalam periode pasc panen raya, sehingga secara supply untuk GKP ini cukup tinggi," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam pemaparan perkembangan harga gabah dan beras, Kamis (1/4/2021).

Dibandingkan Maret 2020, rata-rata harga gabah pada Maret 2021 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 11,17%; 9,57%; dan 11,86%. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Maret 2021 dibandingkan dengan Maret 2020 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 10,92%; 9,46%; dan 11,44%.

ADVERTISEMENT

Setiato menambahkan, untuk rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp 9.607 per kg, turun sebesar 1,69% dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp 9.154 per kg atau turun sebesar 2,48%, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp 8.742 per kg atau turun sebesar 4,42%.

"Dibandingkan dengan Maret 2020, rata-rata harga beras di penggilingan pada Maret 2021 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing turun sebesar 4,72%; 6,85%; dan 7,60%," jelas Setianto.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

MULTIMEDIA
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

MULTIMEDIA
Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

MULTIMEDIA
Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

JAKARTA
IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon