Ini Komoditas yang Sumbang Inflasi 0,13% di April 2021
Senin, 3 Mei 2021 | 12:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada April 2021 terjadi inflasi sebesar 0,13%, lebih tinggi dari inflasi di bulan sebelumnya yang sebesar 0,08%. Dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau, 72 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto memaparkan, beberapa komoditas yang menyumbang inflasi 0,13% antara lain daging ayam ras yang memberi andil 0,06%. Kemudian beberapa komoditas lain seperti minyak goreng, jeruk, anggur, pepaya, rokok kretek filter, ikan segar, ayam hidup, apel, bahan bakar rumah tangga, serta emas perhiasan memberi andil terhadap inflasi masing-masing sebesar 0,01%.
Selain komoditas yang menyumbang inflasi, komoditas yang menyumbang deflasi pada April 2021 antara lain cabai rawit, cabai merah, bawang merah, beras, bayam, dan kangkung.
"Untuk inflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 1,31%. Kalau kita lihat komoditas yang menyumbang inflasi di Kotamobagu ada iklan salihi, cakalang, serta cabai rawit. Kemudian inflasi terendah terjadi di Yogyakarta sebesar 0,01%," kata Setianto dalam pemaparan hasil inflasi April 2021, Senin (3/5/2021).
Dengan inflasi 0,13% pada April 2021 tersebut, maka tingkat inflasi tahun kalender 2021 sebesar 0,58% dan inflasi ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) sebesar 1,42%.
Sementara itu untuk komponen inti pada April 2021 mengalami inflasi sebesar 0,14% atau terjadi kenaikan indeks dari 106,19 pada Maret 2021 menjadi 106,34 pada April 2021. Komponen yang harganya diatur pemerintah dan komponen yang harganya bergejolak mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,11% dan 0,15%.
Inflasi komponen inti, komponen yang harganya diatur pemerintah, dan komponen bergejolak untuk inflasi tahun kalender (Januari–April) 2021 masing-masing sebesar 0,37%; 0,14%; dan 1,86%, serta inflasi tahun ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) masing-masing sebesar 1,18%; 1,12%; dan 2,73%.
Pada April 2021, komponen inti, komponen yang harganya diatur pemerintah, dan komponen yang harganya bergejolak memberikan andil/sumbangan inflasi masing-masing sebesar 0,09%, 0,02%, dan 0,02%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




