ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kepala BPS: Faktor Musiman Picu Penurunan Ekspor-Impor Mei 2021

Selasa, 15 Juni 2021 | 12:39 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Pekerja mengawasi operasional pelabuhan peti kemas di terminal JICT di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 12 Januari 2021.
Pekerja mengawasi operasional pelabuhan peti kemas di terminal JICT di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 12 Januari 2021. (Beritasatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Mei 2021, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 16,60 miliar, turun 10,25% dibanding ekspor April 2021 yang sebesar US$ 18,49 miliar (month-to-month/mtm). Namun jika dibandingkan dengan Mei 2020 yang sebesar US$ 10,45 miliar, terjadi peningkatan hingga 58,76% (year-on-year/yoy).

Sementara itu untuk impor, nilainya mencapai US$ 14,23 miliar atau turun 12,16% dibandingkan April 2021 yang sebesar US$16,20 miliar. Sedangkan jika dibandingkan dengan Mei 2020 yang sebesar US$ 8,44 miliar mengalami kenaikan 68,68%.

Perihal kinerja ekspor-impor yang mengalami penurunan secara mtm tersebut, Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, kondisi ini sebetulnya merupakan hal biasa karena faktor seasonal atau musiman, di mana setiap tahunnya selalu terjadi penurunan ekspor dan impor pascaramadan dan Lebaran. Namun setelah itu, kinerja ekspor-impor diyakini akan kembali naik.

"Saya tidak terlalu khawatir dengan penurunan ekspor-impor secara bulanan. Karena berdasarkan pattern yang ada, di tahun-tahun sebelumnya setiap kali habis Ramadan dan Lebaran, selalu ada penurunan volume, tetapi kembali akan naik lagi. Jadi saya lebih memperhatikan adanya kenaikan yang tinggi secara yoy," kata Suhariyanto dalam pemaparan neraca dagang Mei 2021, Selasa (15/6/2021).

ADVERTISEMENT

Dengan hasil ekspor dan impor tersebut, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 masih mengalami surplus US$ 2,36 miliar. Bahkan menurut Suhariyanto, surplus ini merupakan yang tertinggi selama 2021. Bila mundur ke belakang, ini juga merupakan surplus 13 bulan berturut-turut.

Sementara itu jika ditotal selama periode Januari-Mei 2021, neraca dagang Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 10,17 miliar.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Begini Cara Daftar Rekrutmen Mitra BPS 2026 lewat Aplikasi Sobat BPS

Begini Cara Daftar Rekrutmen Mitra BPS 2026 lewat Aplikasi Sobat BPS

NASIONAL
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pemkot Tangerang

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pemkot Tangerang

BANTEN
BPS Tegaskan Data Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen Sudah Sesuai Standar

BPS Tegaskan Data Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen Sudah Sesuai Standar

EKONOMI
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Jadi Mesin Utama

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Jadi Mesin Utama

MULTIMEDIA
Naik 6,15 Persen, Ekspor Indonesia 2025 Tembus US$ 282,91 Miliar

Naik 6,15 Persen, Ekspor Indonesia 2025 Tembus US$ 282,91 Miliar

EKONOMI
BPS Kirim 510 Mahasiswa Polstat STIS Data Wilayah Bencana di Sumatera

BPS Kirim 510 Mahasiswa Polstat STIS Data Wilayah Bencana di Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon