Indika Energy Siap Akuisisi Nusantara Resources Limited
Selasa, 29 Juni 2021 | 10:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — PT Indika Energy Tbk (INDY) akan memborong saham Nusantara Resources Limited (Nusantata), perusahaan pengelola tambang emas Awak Mas di Luwu, Sulawesi Selatan melalui mekanisme scheme of arrangement.
Direktur Utama PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid mengatakan, aksi korporasi tersebut merupakan langkah strategis perseroan untuk meningkatkan eksposur di sektor pertambangan emas dan memperkuat diversifikasi bisnis perusahaan.
Indika Energy akan membayar 0,35 dolar Australia per saham untuk 168,041,107 saham yang belum dimiliki perusahaan, sehingga total transaksinya sebesar 58,8 juta dolar Australia atau setara dengan US$ 45,3 juta untuk sekitar 72% saham di Nusantara. Rencana transaksi ini tunduk pada pemenuhan persyaratan, antara lain persetujuan pemegang saham Nusantara pada rapat umum pemegang saham yang rencananya diselenggarakan pada September 2021, persetujuan pengadilan di Australia, serta pemenuhan kondisi lainnya dalam dokumen sehubungan dengan rencana ini. "Rencana transaksi ini juga menerima dukungan penuh dari semua anggota Independent Board Nusantara," jelas Arsjad dalam keterangan resmi, Senin (28/6/2021).
Sebagaimana diketahui, perseroan melalui anak usahanya yakni PT Indika Mineral Investindo (IMI), saat ini memiliki sekitar 28% saham di Nusantara serta kepemilikan saham secara langsung di PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) yang mengelola tambang emas Awak Mas sebanyak 25%. Melalui transaksi ini, perseroan akan mengendalikan Masmindo sepenuhnya, sehingga secara efektif meningkatkan eksposur perusahaan di sektor pertambangan emas.
Arsjad menyampaikan, transaksi tersebut merupakan langkah strategis Indika Energy untuk memperkuat diversifikasi bisnis di sektor nonbatubara sejak 3 tahun terakhir. Pihaknya berharap aksi korporasi ini dapat menciptakan nilai jangka panjang yang menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan. "Sejak kami melakukan investasi awal di akhir 2018, reserves dan resources daripada Masmindo sudah meningkat sebanyak 34% dan 18% yang sekarang berada di level 1,5 juta ons dan 2,35 juta ons. Kami percaya prospek emas kedepannya masih baik," ujar Arsjad.
Sebagai bagian dari langkah strategis, anak perusahaan Indika Energy yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO) juga terlibat di dalam proyek Awak Mas untuk mewujudkan sinergi usaha dalam rangka penciptaan nilai. Petrosea bertindak sebagai kontraktor untuk pengerjaan Front end Engineering and design (FEED) yang akan dilanjutkan dengan negosiasi pengerjaan engineering, procurement and construction (EPC).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




