ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Semester I 2021, ASDP Bukukan Laba Rp 156 Miliar

Kamis, 23 September 2021 | 17:48 WIB
TD
JS
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: JAS
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengoperasikan layanan ferry jarak jauh atau long distance ferry (LDF) Jakarta-Surabaya sejauh 434 nautical mile dengan KM Ferrindo 5 yang melayani perdana pada Sabtu (4/7/2020) dini hari.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengoperasikan layanan ferry jarak jauh atau long distance ferry (LDF) Jakarta-Surabaya sejauh 434 nautical mile dengan KM Ferrindo 5 yang melayani perdana pada Sabtu (4/7/2020) dini hari. (Beritasatu Photo/Dok. ASDP)

Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan laba sebesar Rp 156 miliar pada semester I-2021. Jumlah itu mencapai 474% dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) yang sebesar Rp 32 miliar dan melonjak 289% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang rugi Rp 80,5 miliar.

Selain itu, ASDP mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1,7 triliun pada semester I-2021. Nilai itu mencapai 91% dari target RKAP 2021 sebesar Rp 1,86 triliun dan naik 18,8% dari realisasi semester I-2020 sebesar 1,43 triliun.

"Kami terus berupaya menghadirkan layanan bermutu prima kepada seluruh stakeholder, terutama pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Kami tetap memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan kapal juga ditingkatkan dan dilaksanakan secara ketat sesuai prosedur yang berlaku. Keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa maupun petugas ASDP menjadi prioritas utama kami," tutur Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi dalam keterangan resmi, Kamis (23/9/2021).

Ira Puspadewi mengatakan, sejak 2020 tren penumpang maupun kendaraan penumpang yang menggunakan kapal feri mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun 2019 sebelum kasus Covid-19 melanda Indonesia. Pemicunya karena pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bahkan sempat menutup layanan untuk penumpang secara total pada masa pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 yang berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Namun, untuk layanan sektor logistik masih beroperasi normal sehingga ASDP tetap melayani secara penuh truk logistik yang membawa barang kebutuhan untuk tetap menjaga pasokan di daerah tetap stabil. Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produksi penyeberangan ASDP selama pandemi Covid-19," tutur Ira.

ASDP melayani 3,23 juta kendaraan logistik pada periode Januari -Juli 2021 atau naik sekitar 13,3% bila dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak 2,8 juta kendaraan logistik, yang terdiri dari kendaraan golongan IVB,VB, VIB, VII, dan VIII.

Sedangkan, untuk barang, pencapaian semester I-2021 ASDP berhasil mengangkut hingga 465.000 ton yang tercapai 82% dari target RKAP 2021 sebanyak 565.000 ton barang dan naik 18% dari realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 395.000 ton.

Untuk tahun 2021 ini, ujar Ira, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp 3,8 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp 111,24 miliar. Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 dan 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, serta total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton.

"Manajemen pun terus berupaya untuk menjaga stabilitas bisnis di masa Covid-19 ini dengan melakukan efisiensi dan memprioritaskan program yang mendatangkan profit," terang Ira.

Salah satu komitmen adalah ASDP terus mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di empat pelabuhan utama, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Selain itu, ada penerapan metode pembayaran nontunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account, dan dompet elektronik yang penerapannya di lebih dari 20 pelabuhan ASDP telah mencapai 100%.

Sejak pandemi tahun lalu, papar Ira, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya dengan melakukan pembelian tiket online secara mandiri via Ferizy, terutama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

54 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa hingga H+4 Lebaran

54 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa hingga H+4 Lebaran

NUSANTARA
35 Kapal Nonstop Layani Bali-Jawa Jelang Nyepi dan Lebaran

35 Kapal Nonstop Layani Bali-Jawa Jelang Nyepi dan Lebaran

BALI
Antrean Pelabuhan Merak Meningkat, Puncak Mudik Diprediksi Malam Ini

Antrean Pelabuhan Merak Meningkat, Puncak Mudik Diprediksi Malam Ini

BANTEN
Pemudik Pengguna Roda Dua Padati Pelabuhan Gilimanuk

Pemudik Pengguna Roda Dua Padati Pelabuhan Gilimanuk

MULTIMEDIA
Puncak Mudik 17-18 Maret, ASDP Prediksi Merak Padat pada Malam

Puncak Mudik 17-18 Maret, ASDP Prediksi Merak Padat pada Malam

BANTEN
Antrean Panjang Gilimanuk, ASDP Hanya Minta Maaf ke Pemudik

Antrean Panjang Gilimanuk, ASDP Hanya Minta Maaf ke Pemudik

BALI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon