Pemerintah Ajak Pengusaha Berutang Lagi
Selasa, 25 Januari 2022 | 12:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara memandang utang sebagai hal yang positif untuk mendukung ekspansi sebuah usaha. Hal yang sama juga berlaku dalam pengelolaan APBN. Untuk membiayai defisit APBN, pemerintah salah satunya mengambil langkah berutang.
"Utang itu adalah alat kita. Karena itu termasuk saya ingin menyampaikan kepada teman-teman Hipmi, katanya pengusaha yang sehat itu pasti punya utang. Karena utang itu memungkinkan pengusaha melakukan ekspansi, di pemerintahan juga sama. Jadi kalau teman-teman pengusaha siap untuk berutang, semoga sebentar lagi siap untuk berutang, karena kan teman-teman pengusaha melihatnya asal ada demand, kita cari pembiayaan," kata Suahasil Nazara dalam acara Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar Hipmi, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 12%
Suahasil menyampaikan, pada akhir 2021 lalu, pertumbuhan kredit di Indonesia mencapai 5,2%. Angka ini sudah jauh lebih baik dibandingkan 2020, namun masih rendah dibandingkan kondisi sebelum pandemi.
"Biasanya sebelum pandemi jauh di atas itu, malah kita inginnya kredit itu tumbuh double digit, sehingga dunia usaha punya sumber pendanaan untuk melakukan ekspansi. Ini sudah lebih baik dibandingkan 2020 yang negatif. Kalau negatif, berarti kan tidak melakukan ekspansi. Kita ingin dunia usaha melakukan ekspansi, sumbernya dari pertumbuhan kredit," kata Suahasil.
Di pemerintahan sendiri, meskipun juga menempuh jalur utang untuk membiayai defisit APBN, namun Suahasil menegaskan utang yang diambil penuh kehati-hatian.
"Defisit APBN dibiayai dengan utang, bikin utangnya harus hati-hati. Karena itu, kita cari cara terus. Tentu bikin utang adalah dengan ke pasar, tapi kita juga koneksi dengan Bank Indonesia, kerja sama dengan otoritas moneter untuk membuat pembiayaan utang cukup kredibel. Misalnya BI membeli surat utang pemerintah langsung," jelas Suahasil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




