Diakuisisi Axiata dan XL Axiata, Kinerja Link Net Makin Moncer
Kamis, 27 Januari 2022 | 18:33 WIBJakarta, Beritasatu.com- Kinerja PT Link Net Tbk (LINK) akan makin agresif ke depannya seiring penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJB) Axiata Group Berhad (Axiata) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang secara bersama-sama melakukan pengambilalihan 66,03% saham Link Net yang dimiliki Asia Link Dewa Pte Ltd (ALD) dan PT First Media Tbk (KBLV).
Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman mengungkapkan, penyelesaian transaksi ini akan memberikan kesempatan besar bagi Link Net bersama partner barunya untuk menyediakan layanan fixed line broadband dan mobile kepada pelanggan residensial dan enterprise perseroan. Ia meyakini akan banyak peluang kedua perusahaan, mulai kerja sama dalam penggunaan backbone, transmisi jaringan, penyesuaian strategis peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. Peluang-peluang ini juga diperkuat dengan hubungan Link Net yang erat dengan mitra bisnis dan pelanggan.
Baca Juga: Kucurkan Rp 8,72 T, Axiata dan XL Axiata Rampungkan Akuisisi Link Net
"Saya dan tim manajemen menyambut transaksi ini dengan hangat dan kami percaya bahwa hal ini akan berkontribusi dalam pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan nilai pemegang saham di masa depan," ungkap Marlo dalam keterangan resminya, Kamis (27/1/2022).
Pada hari Kamis (27/1/2022) dua pemegang saham terbesar Link Net, Asia Link Dewa Pte. Ltd. (ALD) dan PT First Media Tbk (KBLV), mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli saham (SPA) untuk menjual 1.816.735.484 lembar saham, yang merepresentasikan sekitar 66,03% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pada Link Net (tidak termasuk saham treasuri), kepada pembeli Axiata Investments (Indonesia) SDN BHD (AII) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




