Garap Pasar Game, Telkomsel-GoTo Dirikan Majamojo
Rabu, 23 Februari 2022 | 12:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Telkomsel melalui anak usahanya, PT Telkomsel Ekosistem Digital, berkolaborasi dengan PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa, bagian dari GoTo, mendirikan perusahaan patungan yang bergerak di bidang gaming.
Perusahaan patungan (joint venture) tersebut bernama PT Games Karya Nusantara dengan merek perusahaan Majamojo.
"Kami berupaya memaksimalkan keunggulan aset dan kapabilitas Telkomsel untuk mengembangkan Majamojo dalam ekosistem gaming, melengkapi yang selama ini sudah dicakup oleh Dunia Games. Kami optimistis Majamojo akan memiliki peran strategis dan bisa berkontribusi optimal dalam memajukan industri gaming di Indonesia dan Asia Tenggara," kata CEO Telkomsel Ekosistem Digital Andi Kristianto dalam siaran pers, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga: Lima Startup Ini Berpeluang Kolaborasi dengan Telkomsel
Fokus Majamojo terletak pada pengembangan game, mereka membuka peluang kemitraan strategis dengan perusahaan pengembang pihak ketiga. Majamojo ingin menjadi perusahaan penerbit game (publisher) dan berupaya mendorong penetrasi game buatan lokal, khususnya untuk game yang dimainkan di perangkat ponsel (mobile gaming).
Lewat Majamojo, Telkomsel Ekosistem Digital dan Aplikasi Multimedia Anak Bangsa ingin mendorong lebih banyak lagi talenta digital lokal, khususnya pada sektor industri gaming. Mereka juga mendukung percepatan tranformasi digital dan memperluas manfaat ekonomi digital di dalam negeri.
Struktur kepemilikan Majamojo terdiri atas Telkomsel Ekosistem Digital sebagai pemegang saham mayoritas. Saham lainnya dipegang oleh Aplikasi Multimedia Anak Bangsa.
Kepala Kemitraan Strategi GoTo, Reggy Susanto menilai kerja sama ini bisa mengoptimalkan layanan dan ekosistem kedua perusahaan dan menangkap peluang lebih besar di industri game.
Majamojo mengutip laporan dari Newzoo dan Niko Partners, pertumbuhan game mobile di Asia Tenggara pada 2014-2017, berada di atas 180%. Angka ini diprediksi akan tumbuh selama lima tahun ke depan. Sementara itu, Shibuya Data Count memperkirakan pertumbuhan rata-rata tahunan (compound annual growth rate/CAGR) industri game Asia Tenggara mencapai 8,5% pada periode 2020-2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




