Ayoconnect Luncurkan Direct Debit Menggandeng 7 Bank Terbesar
Selasa, 2 Agustus 2022 | 11:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ayoconnect meluncurkan Open Finance API pertama yang memungkinkan lembaga keuangan non-perbankan seperti perusahaan asuransi dan pemberi pinjaman untuk memulai pembayaran direct debit (debit langsung) berulang dari rekening tabungan pelanggan. Proses integrasi API ini dapat dilakukan dengan mudah sehingga memangkas waktu dan usaha untuk negosiasi persyaratan dan pendaftaran dengan satu bank pada satu waktu.
Di tahap pertama, Ayoconnect bekerja sama dengan tujuh bank terbesar di Indonesia untuk menyediakan direct debit yang dapat diakses melalui 1 API. Bank rekanan tersebut di antaranya adalah BRI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, BNI, Danamon, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Neo Commerce.
Baca Juga: Mastercard dan Ayoconnect Dorong Inklusi Keuangan lewat Open Banking
Jika dikombinasikan, seluruh perbankan tersebut diperkirakan menyumbang 50% ke dalam total rekening bank di negara ekonomi terbesar keempat di dunia (berdasarkan populasi). Tahap dua akan mencakup bank seperti BCA, Permata, Bank Jago, Nobu, dan lainnya.
Direct debit otomatis merupakan konsep yang relatif baru di Indonesia. Untuk meyakinkan pengguna bahwa teknologi ini diatur dengan benar dengan mempertimbangkan perlindungan konsumen, bulan lalu Ayoconnect mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia yang lebih jauh memberi bukti kualitas infrastruktur dan proses Ayoconnect sesuai dengan regulasi yang berlaku. Saat ini Ayoconnect adalah satu-satunya pemain Open Finance di Indonesia yang memiliki lisensi tersebut.
Baca Juga: Ayoconnect Himpun Pendanaan Pra-Seri B US$ 10 Juta
Sektor bisnis yang menggunakan direct debit API Ayoconnect termasuk penyedia layanan kesehatan digital Milvik Indonesia, aplikasi investasi GoTrade, dan platform kredit digital terkemuka. Ketiganya menggunakan direct debit API Ayoconnect untuk menawarkan pembayaran bulanan berulang kepada pelanggan mereka. GoTrade juga akan memanfaatkan API Ayoconnect untuk menjadi bisnis pertama di Indonesia yang menawarkan fitur isi ulang otomatis.
"Direct debit Ayoconnect akan menjadi gamechanger untuk bisnis dan konsumen di Indonesia. Dengan menggunakan direct debit otomatis, bisnis memiliki kendali penuh atas tagihan, dapat mengurangi biaya sekaligus memberikan konsumen biaya pembayaran yang lebih terjangkau," ujar Jakob Rost CEO dan Founder Ayoconnect dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Gandeng BRI, Ayoconnect Siap Luncurkan Solusi Open Finance
Lebih lanjut, transaksi manual juga berakibat pada biaya penalti atas keterlambatan pembayaran dan memakan waktu. Menurut data non performing loans dari World Bank, bisnis pemberi pinjaman di Indonesia tercatat mengalami tingkat gagal bayar pinjaman (default rate) sekitar 3%.
"Kami sudah melihat secara langsung minat yang kuat dari perusahaan seperti perusahaan asuransi dan pemberi pinjaman untuk solusi pembayaran berulang yang andal dan cepat agar dapat mempertahankan layanan dan mengendalikan biaya. Kami percaya direct debit memiliki kemampuan untuk membuka peluang bisnis baru yang menarik dan menghadirkan layanan inovatif seperti BNPL," tutup Jakob Rost.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




