ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hendrar Prihadi Dorong Produk UMKM Masuk E-Katalog LKPP

Senin, 10 Oktober 2022 | 16:08 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) bersama Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) Hendrar Prihadi (tengah) bersiapa memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Kepala LKPP di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022.
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) bersama Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) Hendrar Prihadi (tengah) bersiapa memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Kepala LKPP di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi menegaskan, pihaknya akan terus mendorong produk lokal khususnya produk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) untuk masuk ke dalam e-Katalog. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Hari ini juga sedang gencar-gencarnya adalah upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah untuk menggerakkan fasilitas-fasilitas UMKM. Nanti kita akan berkolaborasi, LKPP, dinas koperasi, tentu saja di bawah Kemenko Marinves," kata Hendrar Prihadi seusai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/10/2022).

Selain itu, lanjut Hendrar Prihadi, dirinya juga ditugaskan oleh Presiden Jokowi untuk mendukung upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Karena hari ini pascapandemi Covid-19 ini kita butuh sebuah upaya keras untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, maka dengan potensi anggaran yang lewat LKPP ini didorong untuk bisa membeli produk-produk dalam negeri. Maka turunannya, ada turunan untuk e-katalog, kemudian pembuatan P3DN di pemerintah daerah untuk mempercepat proses perizinan maupun supporting-nya," ujar Hendrar Prihadi.

ADVERTISEMENT

Dari sisi regulasi, kata Hendi, pihaknya diminta untuk menyiapkan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Yang tidak kalah penting juga tadi beliau menyampaikan upaya untuk sebuah RUU Pengadaan Barang dan Jasa yang akan ditargetkan sebelum 2024 sudah harus disahkan. Itu rencana-rencana ke depan dan kami terus akan lakukan konsolidasi," terang Hendrar Prihadi.

Hendrar mengaku dirinya memahami apa yang diinginkan Jokowi untuk dilakukannya sebagai Kepala LKPP. Karena ia sudah lama mengenal Presiden Jokowi, bahkan ia pernah menjadi bagian dari tim Jokowi saat maju dalam pemilihan presiden.

"Jadi insyaallah, ya enggak ngerti banyak tentang beliau, tetapi saya ada pemahaman terhadap karakter beliau. Insyaallah kami professional," jelas Hendrar Prihadi.

Selain mendapatkan instruksi khusus dari Jokowi, Hendrar juga mendapatkan pesan khusus dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Salah satu pesannya adalah agar tidak terlibat dalam praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) saat menjabat sebagai Kepala LKPP.

"Saya rasa begitu, karena saya menggantikan Pak Anas yang juga kader PDIP. Hati-hati, itu duitnya banyak disitu, jadi kamu mesti hati-hati, harus taat asas. Kalau perlu matanya ditutup, jangan tergoda hal-hal yang lain. Itu tadi pesannya (Megawati), saya akan junjung tinggi integritas," ungkap Hendrar Prihadi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kontribusi UMKM dalam Belanja Negara Sudah Capai 44 Persen

Kontribusi UMKM dalam Belanja Negara Sudah Capai 44 Persen

EKONOMI
2 Mantan Ketua LKPP Diperiksa Kejagung Soal Pengadaan Chromebook

2 Mantan Ketua LKPP Diperiksa Kejagung Soal Pengadaan Chromebook

NASIONAL
Profil Sarah Sadiqa, Kepala LKPP Baru dengan Rekam Jejak Panjang

Profil Sarah Sadiqa, Kepala LKPP Baru dengan Rekam Jejak Panjang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon