ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Resmi Naikkan Tarif Kanada Menjadi 35 Persen mulai 1 Agustus

Jumat, 1 Agustus 2025 | 18:06 WIB
WA
WA
Penulis: Widi Agustian | Editor: WA
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Antara/Anadolu/PY)

Jakarta, Beritasatu.com — Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump secara resmi menaikkan tarif dagang terhadap Kanada dari 25 persen menjadi 35 persen. Kenaikan tarif ini mulai berlaku pada 1 Agustus 2025, menyusul kegagalan kedua negara dalam mencapai kesepakatan sebelum batas waktu yang ditentukan Washington.

“Hari ini, Presiden Donald J Trump menandatangani Perintah Eksekutif untuk menaikkan tarif terhadap Kanada dari 25 persen menjadi 35 persen, dengan tarif yang lebih tinggi mulai berlaku pada 1 Agustus 2025,” demikian isi pernyataan resmi Gedung Putih, Kamis (31/7/2025), dilansir dari Antara.

Langkah ini dikaitkan dengan ketidakmampuan Kanada dalam menghentikan peredaran obat-obatan ilegal ke AS, terutama jenis fentanyl, yang telah menjadi perhatian serius pemerintah AS karena dampaknya terhadap krisis kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

Sudah sejak awal Juli, Trump mengumumkan rencana menaikkan tarif terhadap berbagai komoditas dari Kanada sebagai bentuk tekanan diplomatik dan ekonomi. Kenaikan tarif ini merupakan tambahan dari tarif sektoral sebelumnya yang masih tetap berlaku.

Selain itu, produk-produk yang tidak memenuhi ketentuan dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (USMCA) kini dikenai tarif 25 persen. Bahkan, sejak 4 Juni lalu, tarif atas baja dan aluminium asal Kanada telah dinaikkan dua kali lipat menjadi 50 persen.

Ketegangan diplomatik antara Washington dan Ottawa juga semakin tajam setelah pernyataan dari Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Ia menyampaikan rencana Kanada untuk mengakui Palestina secara resmi dalam Sidang Majelis Umum PBB mendatang di bulan September.

Keesokan harinya, Presiden Trump merespons langkah tersebut dengan mengatakan bahwa pengakuan terhadap Palestina akan “memperumit kesepakatan dagang” antara kedua negara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

EKONOMI
Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

EKONOMI
Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

EKONOMI
RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

EKONOMI
Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

EKONOMI
Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon