ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Besar Kompleks Apartemen, Polisi Hong Kong Tangkap 3 Orang

Kamis, 27 November 2025 | 13:56 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Kebakaran maut kompleks apartemen di Hong Kong pada Rabu 26 November 2025.
Kebakaran maut kompleks apartemen di Hong Kong pada Rabu 26 November 2025. (AP Photo/Chan Long Hei)

Hong Kong, Beritasatu.com - Kebakaran besar melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong pada Rabu (26/11/2025). Api melalap kompleks apartemen tersebut lebih dari 21 jam hingga menewaskan sedikitnya 44 orang dan menyebabkan lebih dari 270 orang dilaporkan hilang. Pihak kepolisian mengatakan mereka telah menangkap tiga orang terkait kebakaran ini. 

Mengutip laporan New York Times, kepolisian Hong Kong pada Kamis (27/11/2025)  mengumumkan telah menangkap dua orang direktur perusahaan konstruksi dan seorang konsultan atas dugaan pembunuhan terkait kebakaran. 

Inspektur senior, Lai Yee Chung, menyebutkan pada salah satu gedung ada papan busa yang mudah terbakar di luar jendela lobi lift pada setiap lantai. Pihak berwenang meyakini kebakaran terjadi akibat kelalaian berat terkait material bangunan di bagian luar gedung tidak memenuhi standar keselamatan kebakaran dari pihak yang bertanggung jawab atas konstruksi tersebut sehingga memicu api menyebar begitu cepat. 

ADVERTISEMENT

Petugas pemadam kebakaran menggunakan beberapa selang bertekanan tinggi untuk memadamkan api, kobaran api berwarna jingga masih terlihat di beberapa jendela hingga Kamis (27/11/2025) pagi. 

Sejumlah warga juga dilaporkan masih terjebak hingga pagi ini. Lebih dari 900 orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara, sementara lebih dari 1.200 personel pemadam kebakaran dan ambulans dikerahkan ke lokasi. Konsulat Indonesia di Hong Kong mengungkap, dua orang pekerja rumah tangga asal Indonesia tewas sementara dua lainnya terluka akibat kejadian ini. 

Kompleks apartemen Wang Fuk Court merupakan kawasan padat dengan sekitar 2.000 apartemen. Bangunan yang dibangun pada awal 1980-an ini dilapisi perancah bambu, yang banyak digunakan di Hong Kong untuk konstruksi dan perbaikan gedung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

7 WNI Meninggal dan 79 Hilang dalam Kebakaran di Hong Kong

7 WNI Meninggal dan 79 Hilang dalam Kebakaran di Hong Kong

INTERNASIONAL
Kebakaran Hong Kong: Korban Nyawa Pekerja Migran demi Majikan Disorot

Kebakaran Hong Kong: Korban Nyawa Pekerja Migran demi Majikan Disorot

INTERNASIONAL
Fokus ke Damkar, G-Dragon Sumbang Rp 25 M Pascakebakaran di Hong Kong

Fokus ke Damkar, G-Dragon Sumbang Rp 25 M Pascakebakaran di Hong Kong

LIFESTYLE
Petugas Damkar di Hong Kong Tewas Jelang Hari Pernikahan

Petugas Damkar di Hong Kong Tewas Jelang Hari Pernikahan

LIFESTYLE
MAMA Awards 2025 Tetap Digelar Pascakebakaran Maut di Hong Kong

MAMA Awards 2025 Tetap Digelar Pascakebakaran Maut di Hong Kong

LIFESTYLE
Korban Kebakaran Maut Hong Kong Naik Jadi 44 Tewas, Ini Kronologinya

Korban Kebakaran Maut Hong Kong Naik Jadi 44 Tewas, Ini Kronologinya

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon