Tangkap Maduro, Trump: Saya Tak Butuh Hukum Internasional
Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:13 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan lantang menyatakan ia dan negaranya tidak membutuhkan hukum internasional. Pernyataan ini mencuat setelah AS melakukan intervensi militer di Venezuela yang berujung pada penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro.
“Saya tidak membutuhkan hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang,” kata Trump saat diwawancara The New York Times, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (10/1/2026).
Trump memilih mengabaikan hukum internasional, dengan mengatakan bahwa hanya moralitasnya sendiri yang dapat mengekang kebijakan agresif yang ia terapkan di seluruh dunia setelah penculikan Nicolas Maduro dari Venezuela.
Ketika ditanya apakah ia sebagai presiden dan pemerintahan AS secara umum perlu mematuhi hukum internasional, Trump mengatakan ia perlu, tetapi itu tergantung pada definisi hukum internasional setiap individu.
Melalui serangan ke Venezuela dengan ledakan yang dilaporkan terjadi di seluruh ibu kota Caracas dan di pangkalan militer Venezuela, lalu berujung pada penangkapan Maduro pada Sabtu (3/1/2026), Trump telah menunjukkan taringnya dalam menggunakan kekuatan militer AS untuk mencapai tujuan kebijakan luar negerinya.
Setelah menyerang Venezuela, Trump mengatakan AS akan mengelola Venezuela termasuk soal cadangan minyak negara sangat besar yang dimiliki negara tersebut, meski ia mengatakan pemerintahannya akan bekerja sama dengan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




