Menpar Widiyanti Dorong Pariwisata ASEAN Berkelanjutan pada ATF 2026
Senin, 2 Februari 2026 | 03:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mendorong penguatan sinergi antarnegara untuk membangun pariwisata ASEAN yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam ajang ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 yang digelar di Cebu, Filipina.
Widiyanti menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung ATF 2026, khususnya dalam mengadopsi ASEAN Tourism Sectoral Plan (ATSP) 2026-2030 sebagai peta jalan strategis pengembangan pariwisata kawasan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Sebagai panduan pembangunan pariwisata regional, ATSP 2026-2030 dirancang untuk memperkaya pengalaman wisatawan, memberdayakan pelaku usaha dari skala kecil hingga besar, serta memperkuat posisi ASEAN di pasar pariwisata dunia.
Menpar Widiyanti menekankan pariwisata ASEAN memiliki posisi strategis sebagai peluang bersama bagi seluruh negara anggota.
“ASEAN bukan hanya pasar terdekat Indonesia, tetapi juga jantung pertumbuhan pariwisata yang mendorong kunjungan berulang, menghadirkan pengalaman baru, serta membuka peluang bersama bagi kawasan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).
Sementara itu, Menteri Pariwisata Filipina Christina Garcia Frasco membacakan pidato Presiden Filipina Ferdinand R Marcos Jr yang menegaskan pentingnya pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus peran strategis sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Ketika pariwisata bersifat inklusif, ia menjadi pemberdaya. Ketika kebijakan dijalankan dengan kehati-hatian, ia menjadi berkelanjutan,” kata Presiden Marcos.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026-2030 yang menjadi tonggak utama ATF 2026. Peta jalan ini mencerminkan arah pertumbuhan kawasan yang inovatif, ramah lingkungan, serta menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas.
ATF 2026 dibuka Filipina dengan tema “Navigating Our Tourism Future, Together”, yang mengajak seluruh negara anggota ASEAN dan mitra untuk bergerak bersama meningkatkan kualitas pariwisata kawasan.
Tema tersebut mengacu pada lima pilar ATSP, yakni pariwisata tangguh, pemberdayaan tenaga kerja pariwisata, perjalanan yang mudah diakses dan tanpa hambatan, pariwisata digital serta diversifikasi produk dan pasar, serta pariwisata berkelanjutan.
Melalui forum ini, Filipina mengajak negara-negara ASEAN untuk memperkuat kolaborasi demi mendorong pertumbuhan pariwisata kawasan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Sejalan dengan semangat tersebut, Widiyanti optimistis kerja sama yang erat antarnegara akan membawa pariwisata ASEAN menuju masa depan yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan. “Mari kita terus bekerja sama untuk membangun masa depan pariwisata ASEAN yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkas Menpar Widiyanti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




