ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Kolombia Ungkap Detik-detik Lolos dari Target Pembunuhan

Rabu, 11 Februari 2026 | 15:50 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Kolombia Gustavo Petro.
Presiden Kolombia Gustavo Petro. (X/Twitter/Istimewa)

Bogota, Beritasatu.com -  Presiden Kolombia Gustavo Petro mengungkapkan pernyataan mengejutkan bahwa dirinya baru saja lolos dari upaya pembunuhan pada Selasa (10/2/2026). Pernyataan ini muncul setelah berbulan-bulan adanya peringatan intelijen mengenai rencana kelompok perdagangan narkoba internasional untuk menargetkan nyawanya.

Insiden bermula pada Senin (9/2/2026) malam ketika helikopter yang membawa Presiden Petro gagal mendarat di lokasi tujuan di pesisir pantai Karibia. Langkah tersebut diambil menyusul adanya kekhawatiran serius bahwa pihak tidak dikenal telah bersiaga untuk menembak jatuh pesawat kepresidenan tersebut.

"Kami berlayar ke laut lepas selama empat jam dan saya tiba di suatu tempat yang seharusnya tidak kami datangi, lolos dari maut," ungkap Petro dalam rapat kabinet yang disiarkan langsung melalui saluran negara.

ADVERTISEMENT

Klaim ini muncul di tengah eskalasi kekerasan menjelang pemilihan presiden di negara yang selama puluhan tahun didera konflik internal. Petro, presiden beraliran sayap kiri pertama di Kolombia, menuding kelompok perdagangan narkoba telah mengincarnya sejak ia menjabat pada Agustus 2022.

Konspirasi ini diduga melibatkan tokoh-tokoh berbahaya, termasuk bos narkoba dan panglima perang seperti Ivan Mordisco. Mordisco merupakan pemimpin kelompok pembangkang terbesar yang memisahkan diri dari gerilya FARC (Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia) setelah perjanjian damai tahun 2016.

Kolombia memiliki sejarah panjang dan kelam terkait pembunuhan pemimpin politik sayap kiri. Banyak kandidat presiden telah tewas dalam upaya pembunuhan selama bertahun-tahun sebelum mereka sempat menduduki kursi pemerintahan.

Meskipun Gustavo Petro secara konstitusional dilarang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua, tekanan politik dan ancaman fisik terhadap dirinya terus meningkat. Sebelum insiden terbaru ini, Petro dilaporkan juga sempat mengalami upaya pembunuhan serupa pada pertengahan tahun 2024.

Pemerintah Kolombia kini memperketat pengawalan kepresidenan dan melakukan investigasi mendalam terhadap jaringan sel tidur kelompok bersenjata yang tersebar di wilayah pesisir guna memastikan stabilitas nasional menjelang pergantian kepemimpinan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon