Citra Satelit Tunjukkan Iran Perkuat Fasilitas Nuklir Bawah Tanah
Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:33 WIB
Teheran, Beritasatu.com – Analisis citra satelit terbaru dari Institute for Science and International Security menunjukkan Iran diduga tengah memperkuat kompleks bawah tanah di dekat salah satu fasilitas nuklirnya. Aktivitas ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir Iran.
Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengambil tindakan militer apabila Iran tidak menyetujui kesepakatan baru mengenai program nuklirnya.
Mengutip BBC, Sabtu (14/2/2026), foto-foto satelit yang dianalisis lembaga think tank berbasis di AS tersebut, menunjukkan penguatan pintu masuk terowongan di Gunung Kolang Gaz La, yang juga dikenal sebagai Gunung Pickaxe.
Gunung Pickaxe bukan termasuk lokasi yang diserang dalam operasi udara gabungan AS dan Israel pada Juni 2025. Meski demikian, fasilitas nuklir Natanz yang berjarak sekitar 2 kilometer di utara lokasi tersebut dilaporkan terkena serangan bom dari AS dan Israel.
Para ahli menilai fasilitas tersebut kemungkinan dirancang untuk melindungi aktivitas pengayaan uranium Iran atau peralatan penting lainnya. Namun, apa tujuan pasti pembangunan tersebut, termasuk apakah fasilitas sudah beroperasi atau belum, masih belum dapat dipastikan.
Citra satelit tertanggal 10 Februari 2026 menunjukkan adanya lapisan beton baru yang tampak menutup salah satu area pintu masuk di Gunung Pickaxe. Sebuah pompa boom, alat yang digunakan untuk menyalurkan beton, juga terlihat ada di lokasi tersebut.
Selain itu, analisis institut berbasis AS bersama perusahaan intelijen asal Inggris, Maiar, juga menemukan perubahan lain di area tersebut. Pada salah satu pintu masuk terowongan, bebatuan dan tanah terlihat telah didorong mundur serta diratakan. Selain itu, tampak pula pembangunan struktur baru yang diperkuat beton di dekatnya.
Sementara itu, selama ini Iran sendiri telah berkali-kali menegaskan pengembangan program nuklirnya sepenuhnya bertujuan damai sekaligus membantah tuduhan pengembangan untuk tujuan senjata nuklir. Iran bersikeras program nuklirnya sepenuhnya damai dan membantah sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




