Turki Siapkan Regulasi Baru demi Lindungi Anak di Media Sosial
Senin, 16 Februari 2026 | 07:33 WIB
Ankara, Beritasatu.com – Pemerintah Turki tengah bersiap memperkenalkan peraturan baru untuk melindungi anak-anak di platform media sosial. Langkah ini dilakukan menyusul kekhawatiran yang meningkat terkait dampak stimulasi digital yang terus-menerus pada anak-anak.
Menteri Keluarga dan Layanan Sosial Turki, Mahinur Ozdemir Goktas, melalui platform media sosial Turki NSosyal, mengatakan pemerintah hampir rampung menyusun penerapan langkah tersebut.
"Sama seperti banyak negara di seluruh dunia, kami sedikit lagi sudah sangat dekat untuk menerapkan peraturan media sosial yang bertujuan untuk melindungi anak-anak kami," ujar Goktas, dikutip dari TRT World, Senin (16/2/2026).
Goktas memperingatkan, rentang perhatian orang telah menurun menjadi sekitar 8 detik, sebuah tren yang menurutnya lebih merugikan anak-anak daripada orang dewasa. Ia menambahkan, rentang perhatian anak-anak telah mengalami penurunan setidaknya 30% selama dekade terakhir. Hal ini berdampak pada tingkat dan durasi konsentrasi, pertemanan, dan prestasi akademik anak.
“Perubahan ini juga membuat pengajaran di sekolah menjadi lebih sulit,” tambahnya.
Goktas menegaskan, melalui kebijakan baru ini Turki tengah berusaha menciptakan lingkungan internet yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak. Ia juga meminta kepada orang tua serta guru untuk mendukung upaya ini.
"Bersama-sama, kita dapat mewujudkan internet yang aman bagi anak-anak kita," pungkas Goktas.
Sebelumnya, sejumlah negara seperti Malaysia, Australia, Prancis, Spanyol, diketahui telah melakukan kebijakan serupa terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




