ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Bakal Terguncang?

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:36 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Selat Hormuz.
Selat Hormuz. (U.S. Navy via AP)

Teheran, Beritasatu.com – Iran mengumumkan penutupan sementara sebagian wilayah Selat Hormuz selama beberapa jam sebagai langkah pencegahan keamanan. Pengumuman tersebut disampaikan pada Selasa (17/2/2026) dan dilaporkan oleh kantor berita Fars.

Dikutip dari Reuters, penutupan sementara dilakukan demi menjaga keselamatan pelayaran, seiring pelaksanaan latihan militer yang digelar oleh Garda Revolusi Iran di jalur perairan tersebut. Sebagai tanda dimulainya penutupan, media pemerintah Iran melaporkan pasukan Iran menembakkan rudal ke arah wilayah selat.

Hormuz merupakan jalur ekspor minyak paling vital di dunia. Jalur ini menghubungkan negara-negara produsen minyak utama di kawasan Teluk, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman serta Laut Arab.

ADVERTISEMENT

Melansir PBS News, Rabu (18/2/2026), aksi Iran ini menjadi perhatian internasional karena disebut sebagai pertama kalinya Iran mengumumkan penutupan jalur air internasional utama yang dilalui sekitar 20% ekspor minyak dunia. Kebijakan ini juga menandai pertama kalinya Iran menutup Selat Hormuz sejak Amerika Serikat (AS) meningkatkan tekanan terhadap Teheran dan mengirimkan armada militernya ke kawasan tersebut.

Aksi yang tergolong langka dari Iran dan belum pernah terjadi sebelumnya ini dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dan memicu eskalasi konflik baru di kawasan Timur Tengah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bayar Upeti ke Iran? Kapal Prancis Sukses Tembus Selat Hormuz

Bayar Upeti ke Iran? Kapal Prancis Sukses Tembus Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Naik

Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Naik

INTERNASIONAL
Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Tunjukkan Pergerakan Positif

Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Tunjukkan Pergerakan Positif

EKONOMI
Tertinggi sejak 2008, Harga Minyak Brent Tembus US$ 141 Imbas Perang

Tertinggi sejak 2008, Harga Minyak Brent Tembus US$ 141 Imbas Perang

EKONOMI
Pasar Global Tertekan, Harga Minyak Melonjak seusai Pernyataan Trump

Pasar Global Tertekan, Harga Minyak Melonjak seusai Pernyataan Trump

EKONOMI
Bursa Asia Menguat Dipicu Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Bursa Asia Menguat Dipicu Harapan Pembukaan Selat Hormuz

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT