Perang Iran Memanas, Trump Manfaatkan Cadangan Minyak Strategis AS
Kamis, 12 Maret 2026 | 06:44 WIB
Washington, Beritasatu.com - Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer menyatakan Presiden Donald Trump akhirnya mengikuti sarannya untuk memanfaatkan cadangan minyak strategis Amerika Serikat (strategic petroleum reserve/SPR).
Pernyataan tersebut disampaikan Schumer setelah Trump mengumumkan rencana untuk menggunakan cadangan minyak nasional guna merespons kondisi pasar energi.
“Trump melakukan apa yang saya serukan 3 hari lalu, setelah tanpa perlu menabur kekacauan dan ketidakpastian tambahan,” kata Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (11/3/2026), sebagaimana dikutip dari AP News.
Schumer menilai langkah yang diambil pemerintah sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat tanpa menimbulkan ketegangan tambahan di pasar energi.
Ia juga mengkritik pendekatan kebijakan yang diambil pemerintahan Trump terkait situasi geopolitik dan dampaknya terhadap stabilitas energi global.
Ia menambahkan, Trump telah menciptakan lebih banyak masalah daripada yang akan diselesaikan oleh tindakan ini, mulai dari blokade Selat Hormuz hingga perang yang direncanakan dengan buruk dan sembrono.
Sebelumnya, Trump menyampaikan bahwa pemerintahannya akan memanfaatkan cadangan minyak strategis untuk meredam dampak gejolak pasar energi.
Trump mengatakan, ia akan memanfaatkan cadangan minyak tersebut dan kemudian akan mengisinya kembali. Ia tidak menyebutkan berapa barel minyak yang akan dilepaskan AS.
Cadangan minyak strategis AS merupakan salah satu cadangan minyak terbesar di dunia yang disimpan pemerintah federal untuk menghadapi situasi darurat, termasuk gangguan pasokan global atau lonjakan harga energi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




