Pentagon Diisukan Ajukan Anggaran Jumbo Rp 1,4 Kuadraliun Terkait Iran
Jumat, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB
Washington, Beritasatu.com – Pentagon dikabarkan tengah bersiap mengajukan permintaan pendanaan bernilai fantastis, US$ 80 miliar atau sekitar Rp 1,4 kuadraliun kepada Kongres di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait potensi konflik dengan Iran.
Mengutip Voice of Emirates, Jumat (19/6/2026), laporan Wall Street Journal menyebutkan, Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg telah memberi tahu sejumlah anggota parlemen melalui serangkaian panggilan telepon, Pentagon membutuhkan dana besar untuk mengantisipasi biaya perang potensial dengan Iran. Angka tersebut disebut belum termasuk pengeluaran lain di luar operasi militer.
Menurut laporan tersebut, kebutuhan pendanaan itu tak hanya mencakup kesiapan perang, tetapi juga sejumlah prioritas nonpertahanan seperti bantuan pertanian dan alokasi dana untuk penanganan bencana. Permintaan resmi diperkirakan akan segera dikirimkan kepada anggota Kongres dalam beberapa hari ke depan, sebagaimana dilaporkan Reuters.
Namun, Reuters mengungkap belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen, dan hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih maupun Pentagon.
Sebelumnya, muncul skeptisisme di Kongres terkait besaran nominal biaya perang. Hal ini muncul setelah permintaan pendanaan awal sebesar US$ 200 miliar mendapat penolakan keras dari sejumlah anggota parlemen.
Dalam sidang Komite Anggaran DPR pada April lalu, Direktur Anggaran Gedung Putih Russell Vought mengakui belum ada perkiraan pasti terkait biaya perang, meski ia tetap mendukung usulan anggaran militer tahunan Presiden AS Donald Trump yang mencapai US$ 1,5 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




