ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Libur Iduladha, Kampung Kuliner Sate Maranggi Plered Purwakarta Diserbu Pembeli

Senin, 17 Juni 2024 | 21:50 WIB
AC
SL
Penulis: Ayos Carlos | Editor: LES
: Suasana kuliner Kampung Maranggi, Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Senin 17  Juni 2024.
: Suasana kuliner Kampung Maranggi, Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Senin 17 Juni 2024. (Beritasatu/Ayos Carlos)

Purwakarta, Beritasatu.com -  Wisata kuliner satai atau sate di Kampung Maranggi Plered, Purwakarta, Jawa Barat ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah saat libur Iduladha, Senin (17/6/2024).

Pantauan Beritasatu.com Senin sore di lokasi, wisatawan yang datang dari Jabodetabek terlihat silih berganti untuk menikmati kuliner sate khas Plered yang dijajakan pedagang setempat.

Dengan harga yang terjangkau dan rasanya yang enak di lidah, wajar jika keberadaan 40 pedagang satai sapi di Kampung Maranggi, Plered diserbu pembeli terutama di momen libur panjang kali ini.

ADVERTISEMENT

Salah seorang pedagang satai Mang Fuad mengatakan, sate maranggi khas Plered, Purwakarta dijual sangat terjangkau yakni hanya Rp 2.000 per tusuk. Untuk melengkapi nikmatnya satai tersebut, Mang Fuad juga menyediakan nasi yang dibalut dengan daun pisang dan hanya dibandrol Rp 3.000 per bungkus.

Untuk menambah cita rasa satai lebih nikmat, Mang Fuad juga menyajikan sambel hingga acar yang bisa diambil sepuasnya secara gratis. Tidak itu saja, pembeli yang datang juga disajikan teh hangat khas Plered yang bisa diisi ulang sepuasnya, gratis.

Menurut Mang Fuad, ribuan tusuk satai dipastikan ludes terjual jika momen libur panjang tiba, seperti pada saat momen libur Iduladha. Meski hari raya kurban, kuliner seperti sate hingga sup daging diprediksi banyak orang mengalami penurunan penjualan, faktanya tidak memengaruhi pedagang sate maranggi di Plered, Purwakarta, Jawa Barat.

"Alhamdulillah yang  beli banyak juga, padahal hari lebaran kurban," kata Mang Fuad saat dijumpai di Kampung Maranggi, Plered, Purwakarta.

Menurut dia, seperti momen libur panjang sebelumnya, minimal 1.500 tusuk satai terjual, itu belum nasi putih hingga sop daging yang dijual dirinya.  "Kalau hari biasa sekitar 400 hingga 500 tusuk sate pasti habis," kata dia.

Netto Riyandi warga Kabupaten Bekasi mengatakan, dia sengaja datang ke lokasi tersebut hanya untuk menikmati sate maranggi khas Plered, Purwakarta karena harganya murah dan enak.

Menurut dia, untuk mengajak keluarga besar yang terdiri dari tiga kepala keluarga, hanya menghabiskan uang Rp 200.000 untuk puluhan tusuk satai, nasi dan sup daging sapi.

"Biasanya habis dari kampung di Bandung Barat, menyempatkan mampir ke sini," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2025 Berapa Hari? Cek Jadwal Resminya

Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2025 Berapa Hari? Cek Jadwal Resminya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon