ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

12 Jam Berlalu, Kebakaran di Pabrik Minyak Goreng dan Pakan Ternak di Bekasi Belum Berhasil Dipadamkan

Jumat, 1 November 2024 | 19:10 WIB
RS
H
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: HE
Kepulan asap hitam masih terlihat dari kejauhan di lokasi kebaran pabrik minyak goreng dan pakan ternak di Jalan Pondok Ungu, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat petang, 1 November 2024.
Kepulan asap hitam masih terlihat dari kejauhan di lokasi kebaran pabrik minyak goreng dan pakan ternak di Jalan Pondok Ungu, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat petang, 1 November 2024. (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)

Bekasi, Beritasatu.com - Sudah lebih dari 12 jam berlalu, petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api yang membakar pabrik minyak goreng dan pakan ternak di Jalan Pondok Ungu, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024).

Dari pantauan Beritasatu.com, kepulan asap hitam tebal masih tampak dari lokasi kebakaran pada pukul 18.03 WIB. Petugas pemadam dan beberapa unit mobil pemadam kebakaran (damkar) damkar juga masih bersiaga di lokasi untuk menangani situasi.

Kasi Operasi Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi Heri Kurnianto mengungkapkan, laporan kebakaran diterima sejak pukul 06.30 WIB. Sejauh ini, sebanyak 23 unit damkar dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta telah dikerahkan ke lokasi.

ADVERTISEMENT

"Kondisi di lapangan sulit, karena sumber kebakaran tidak mudah dipadamkan, jadi kami masih dalam proses pemadaman," kata Heri.

Banyaknya material yang mudah terbakar juga menyulitkan proses pemadaman. Namun, meskipun kebakaran ini sempat mengganggu aktivitas produksi di pabrik yang berdekatan, ia memastikan api sudah berhasil dilokalisasi.

"Pabrik kecap sempat menghentikan proses produksi. Saat ini api sudah berhasil dilokalisasi," ujarnya.

Saat api mulai muncul, tim keselamatan pabrik sebetulnya telah berupaya memadamkan api menggunakan hydrant yang tersedia. Namun, kobaran api dengan cepat membesar.

"Petugas tim safety juga ada, lengkap, dan mereka punya hydrant. Mereka sudah melakukan evakuasi juga, tetapi belum maksimal karena sudah lebih dahulu membesar," tutur Heri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT