ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perbaikan Jalan Rusak di Bandung Barat Terhambat Kebijakan Efisiensi

Jumat, 25 April 2025 | 15:44 WIB
AG
JS
Penulis: Algi Muhamad Gifari | Editor: JJS
Kondisi jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat.
Kondisi jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat. (Beritasatu.com/Algi Gifari)

Bandung Barat, Beritasatu.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menyebut, perbaikan jalan rusak di wilayahnya terhambat akibat kebijakan efisiensi.

Dinas PUTR KBB, Jawa Barat, mengungkapkan, sekitar 30 persen jalan milik kabupaten masih mengalami kerusakan. Untuk memperbaiki jalan tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 2 triliun.

"Dalam data dasar prasarana jalan (DD1), ada 30 persen jalan yang rusak, sementara 70 persen dalam kondisi baik. Kerusakan ini terdiri dari rusak berat, rusak, dan ringan. Total jalan milik kabupaten adalah 570 kilometer dengan 165 ruas jalan," jelas Kepala PUTR Kabupaten Bandung Barat Mochamad Ridwan Evi kepada wartawan, Kamis (24/4/2025).

ADVERTISEMENT

Mochamad Ridwan Evi menyebut, kerusakan jalan yang dimaksud merupakan data yang tercatat hingga 2024. Seiring bertambahnya usia jalan dan perubahan cuaca, kemungkinan besar jumlah jalan yang rusak akan semakin meningkat.

"Mungkin sekarang persentase jalan dalam kondisi baik sudah menurun, karena ada beberapa jalan beraspal hotmik yang terpengaruh cuaca hujan. Kemungkinan kerusakan jalan yang berat akan bertambah pada 2025," tambahnya.

Namun, upaya Pemkab Bandung Barat untuk memperbaiki jalan yang rusak masih terhambat. Anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) dan anggaran mandatory spending dari pemerintah pusat, yang sebelumnya sudah dialokasikan dalam dokumen pelaksana anggaran (DPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat pada 2025 kini harus terpotong akibat kebijakan efisiensi.

"Kami sudah menyusun anggaran kegiatan DAK dan mandatory yang terdiri dari Rp 94 miliar untuk DAK dan Rp 8 miliar lebih untuk mandatory pada 2024. Anggaran ini sudah masuk DPA kami, tetapi karena ada kebijakan efisiensi, maka anggaran tersebut dihapus," jelasnya lagi.

Dengan anggaran yang terpotong, Pemkab Bandung Barat kini harus mengandalkan rasionalisasi anggaran dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, jumlah anggaran yang dapat dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan masih belum pasti.

"Alhamdulillah, kami akan melakukan rasionalisasi kegiatan di setiap dinas untuk dialokasikan ke PUTR, sehingga setidaknya bisa menutupi kebutuhan perbaikan jalan rusak berat," lanjutnya.

Kondisi ruas jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat memang menjadi sorotan publik. Salah satunya adalah jalan di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Awas! Lubang Besar di Jalan Inspeksi Kalimalang Bisa Picu Kecelakaan

Awas! Lubang Besar di Jalan Inspeksi Kalimalang Bisa Picu Kecelakaan

JAWA BARAT
Truk Bertonase Besar Lewati Jalan Desa, Wabup Asahan Emosi

Truk Bertonase Besar Lewati Jalan Desa, Wabup Asahan Emosi

SUMATERA UTARA
Walkot Serang Minta Maaf Jalan Rusak di Alun-alun Bikin Resah

Walkot Serang Minta Maaf Jalan Rusak di Alun-alun Bikin Resah

BANTEN
Awas! Jalan Amblas di Dewi Sartika Jaktim Picu Kecelakaan

Awas! Jalan Amblas di Dewi Sartika Jaktim Picu Kecelakaan

JAKARTA
Terjebak Jalan Rusak, Ibu di Mamuju Melahirkan di Tengah Hutan

Terjebak Jalan Rusak, Ibu di Mamuju Melahirkan di Tengah Hutan

NUSANTARA
Jelang Mudik Lebaran, Jalur Pantura Karawang Rusak di Sejumlah Titik

Jelang Mudik Lebaran, Jalur Pantura Karawang Rusak di Sejumlah Titik

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon