Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Korban Longsor Cisarua
Selasa, 27 Januari 2026 | 10:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor yang terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, proses identifikasi dilakukan secara bertahap dan teliti guna memastikan keakuratan data korban.
“Jenazah yang telah teridentifikasi sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Abdul di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1/2026) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 38 kantong jenazah dari lokasi longsor dan mengirimkannya ke pos DVI untuk proses identifikasi lanjutan. Dari jumlah tersebut, 18 kantong jenazah hingga kini masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik.
Abdul menjelaskan, operasi pencarian dan pertolongan korban longsor kembali dilanjutkan pada Selasa (27/1/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Untuk mempercepat pencarian, tim SAR menambah jumlah alat berat yang dikerahkan di lokasi terdampak.
Sebanyak sembilan alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk menyisir sektor A dan sektor B, area yang diduga masih tertimbun material longsor. Sementara itu, jumlah personel tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi mencapai sekitar 800 orang dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat.
Selain fokus pada pencarian korban, BNPB juga terus memantau kondisi pengungsian warga terdampak longsor. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 685 jiwa mengungsi di Kantor Desa Pasirlangu.
Perinsian pengungsi tersebut meliputi 353 jiwa yang menempati gedung olahraga desa dan 332 jiwa yang berada di aula desa. Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, BNPB telah menyalurkan berbagai bantuan logistik, seperti paket sembako, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, matras, serta paket alat kebersihan.
BNPB menegaskan, upaya pencarian korban longsor Cisarua serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi di lokasi bencana dinyatakan aman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




