Jalan Pantura Cirebon Rusak, Truk Banyak Alami Pecah Ban
Rabu, 11 Februari 2026 | 10:44 WIB
Cirebon, Beritasatu.com - Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi mengakibatkan kerusakan infrastruktur di sepanjang jalur Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Sejumlah ruas jalan dipenuhi lubang yang membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Kondisi tersebut terpantau di sepanjang jalur Pantura. Di berbagai titik, aspal jalan tampak berlubang dan tersebar hampir di seluruh ruas, mulai dari wilayah Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang, Losari hingga perbatasan Provinsi Jawa Tengah.
Di beberapa lokasi, lubang bahkan berada berdekatan satu sama lain dengan lebar mencapai lebih dari satu meter dan kedalaman hampir 10 sentimeter. Kondisi ini membuat para pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.
Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga semakin sulit terlihat dan berpotensi memicu kecelakaan.
Sejumlah kendaraan, khususnya truk, dilaporkan mengalami pecah ban akibat menghantam lubang di jalan. Banyaknya kerusakan juga membuat waktu tempuh menjadi lebih lama karena pengemudi terpaksa mengurangi kecepatan.
Nyoman, seorang pengemudi truk asal Gresik yang melintas menuju Patrol melalui jalur Pantura, mengaku mengalami pecah ban akibat menghantam lubang di wilayah Cirebon.
Menurutnya, kondisi jalan berlubang tidak hanya terjadi di Cirebon, tetapi juga di sejumlah daerah lain di sepanjang jalur Pantura.
“Jalan berlubang bisa akibatkan kecelakaan. Ban saya sampai meletus karena lubangnya panjang dan dalam. Kita jadi tidak berani melaju kencang, jadi perjalanan lebih lama,” ujarnya, Rabu (11/2/2026)
Sementara itu, Pelaksana Harian Kasatlantas Polresta Cirebon, AKP Hadi Suryanto, mengatakan kerusakan jalan diduga dipicu oleh cuaca ekstrem serta tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Dari hasil pengecekan, kerusakan yang ada masih tergolong ringan. Kami sudah melakukan penandaan dengan cat agar pengendara bisa melihat titik-titik jalan yang rusak,” katanya.
Selain lubang, genangan air juga banyak ditemukan di sisi jalur Pantura, yang semakin memperparah kondisi jalan. Para pengguna jalan berharap kerusakan di jalur utama tersebut segera diperbaiki karena selain tidak nyaman dilintasi, juga membahayakan keselamatan pengendara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




