Stasiun Lempuyangan Padat Penumpang di Libur Kenaikan Isa Al Masih
Kamis, 29 Mei 2025 | 12:11 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com — Momen libur panjang memperingati Kenaikan Isa Almasih dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, menyebabkan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta dipadati ribuan penumpang, baik yang datang maupun yang akan berangkat.
Sejak Kamis (29/5/2025) pagi, calon penumpang terlihat memenuhi pintu masuk dan mengantre di loket tiket. Mayoritas penumpang memilih tujuan favorit seperti Stasiun Pasar Senen Jakarta dan Stasiun Gubeng Surabaya, baik untuk mudik ke kampung halaman maupun sekadar berlibur.
“Mau ke Jakarta bareng teman, sekalian pulang dan liburan,” ujar Riza Samsena, salah satu calon penumpang asal Yogyakarta.
Moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama karena dinilai lebih nyaman, cepat, dan memiliki jadwal keberangkatan yang pasti.
“Lebih cepat dan terjadwal, kami pesan tiket secara online,” kata Nenden dan Ramdan, penumpang asal Yogyakarta yang hendak bepergian ke luar kota.
Menurut data dari PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, pada hari pertama masa angkutan libur panjang ini, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai lebih dari 22 ribu orang.
Tidak hanya dipadati penumpang yang akan berangkat, Stasiun Lempuyangan juga menerima kedatangan kereta api dari berbagai kota sejak pagi hari, termasuk dari Stasiun Pasar Senen Jakarta. Ribuan penumpang yang tiba turut memadati area stasiun.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur panjang, PT KAI Daop 6 mengoperasikan total 25 rangkaian kereta api jarak jauh dan menambah 6 kereta tambahan. Secara keseluruhan, lebih dari 83 ribu tempat duduk disediakan untuk melayani kebutuhan masyarakat.
PT KAI memprediksi bahwa puncak arus penumpang akan terjadi pada akhir pekan mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




