Luka Bakar 63 Persen, Balita Korban Kebakaran Sumur Minyak Kritis
Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:22 WIB
Sleman, Beritasatu.com - Satu pasien balita masih dirawat akibat tragedi kebakaran sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. RSUP Dr Sardjito Yogyakarta mengungkapkan kondisi terkini satu pasien balita berinisial A masih dalam kondisi kritis.
Kondisi korban bahkan belum berangsur membaik sejak pertama kali dirawat di RSUP Dr Sardjito. Kondisi balita A tersebut saat ini masih membutuhkan bantuan alat pernapasan.
"Kami sampaikan kondisinya masih dalam kondisi kritis, tetapi demikian napasnya masih bergantung pada ventilator artinya memang fase kritis belum tertangani secara penuh atau belum pulih secara penuh," kata Manager Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan di Yogyakarta, Senin (25/8/2025).
Pasien balita tersebut sudah sekitar satu minggu lebih menjalani perawatani RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Pasien anak berinisial A tersebut menderita luka bakar yang cukup parah di sekujur tubuh.
"Luka bakar 63 persen di sekujur tubuh, tetapi banyak di area depan sehingga dipasang ventilator supaya tenggorokan tidak lengket, karena memang itu sebagai bantuan mesin dan napas," ungkap Banu Hermawan.
Saat ini pihak RSUP Dr Sardjito masih mengoptimalkan berbagai perawatan terhadap yang bersangkutan. Termasuk melakukan pencegahan agar tak terjadi infeksi akibat luka bakar itu.
"Berbagai pengobatan karena ini masih anak-anak ya kita optimalkan, planning-nya memang kita perawatan rutin ganti perban dan lain sebagainya supaya tidak infeksi itu meluas, pada prinsipnya itu kondisinya saat ini kita masih berjuang untuk supaya harapan hidup bagi anak A ini menjadi lebih baik," pungkas Banu Hermawan.
Sementara itu, sang ibu dari pasien balita tersebut, Yeti (30), juga sempat dirawat intensif di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, tetapi sang ibu akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar serius. Sejauh ini daftar korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut menjadi empat orang yaitu Tanek (60), Sureni (52), Wasini (50), dan Yeti (30).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




