Wapres Gibran Tekankan Sinergi Atasi Banjir Semarang dan Demak
Minggu, 2 November 2025 | 19:04 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau kolam retensi Terboyo, Minggu (2/11/2025). Ia menyoroti banjir di kawasan Kaligawe, Kota Semarang yang belum sepenuhnya surut hingga kini.
Meski begitu, pemerintah pusat mengapresiasi langkah dan upaya dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dalam menangani persoalan banjir di Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
Wapres Gibran mengatakan sinergi antarpemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, adalah hal yang tepat. Karena baginya, penanganan banjir memang harus dilakukan bersama-sama. Saat ini, bencana banjir di Semarang dan Demak sudah menjadi perhatian nasional.
“Terima kasih atas kerja keras gubernur dan wali kota dalam menangani banjir di Semarang. Setelah kita tengok semoga bisa ditemukan solusi bersama. Sudah dibangun kolam retensi untuk mengurangi banjir Semarang. Ini wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya saat menyampaikan arahannya dalam acara Inagurasi PW GP Ansor Jawa Tengah di Pondok Pesantren Asshodiqiyah Semarang, Minggu (2/11/2025).
Putra sulung Jokowi itu menambahkan, ke depan diharapkan langkah-langkah strategis lain, termasuk penyelesaian proyek giant sea wall dapat segera diwujudkan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari rob dan banjir.
“Saya titip kepada gubernur dan wali kota, banjir ini jadi sorotan. Kita ingin sinergi terus berjalan. Mohon dikawal juga program lain seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, sekolah garuda, dan bansos yang akhir tahun nanti akan cair. Pastikan terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, dan digunakan dengan benar,” imbuhnya.
Kolam Retensi Terboyo memiliki luas mencapai 189 hektare, dengan elevasi dasar kolam -4,15 meter. Di lokasi tersedia 6 unit pompa axial vertical dengan kapasitas 5 m³/detik. Adapun panjang tanggul kolam mencapai 6,55 kilometer. Saat ini sedang dibangun temporary channel Terboyo berkapasitas 34.000 liter per detik, dengan rencana penambahan dua unit mobile pump berkapasitas 1.000 liter per detik.
Selain kolam retensi, Gibran menyampaikan ada solusi lain dalam penanganan banjir Semarang yakni giant sea wall. Pihaknya pun optimistis kedua solusi itu mampu mengurangi banjir di kawasan tersebut.
“Nanti akan segera dibangun kolam retensi yang harapannya bisa mengurangi banjir di Semarang. Ini perlunya sinergi antara pusat dan daerah dan harapannya ke depan selain kolam retensi nanti juga bisa segera diselesaikan juga pembangunan giant sea wall,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




